kalbe nutritionals
30cards

kalbe nutritionals

Updated 25 Oktober 2017 02:20
  1. Tips untuk Anda yang Sering Kali Tak Kuasa Menahan Lapar
  2. 6 Makanan Sarapan yang Kaya Serat & Kenyang Lebih Lama
  3. 6 Hal yang Anda Alami ketika Berusia 30 Tahun
  4. 10 Kebiasaan yang Harus Dilakukan saat Memasuki Usia 30 Tahun
  5. 5 Sumber Kalsium yang Baik untuk Calon Ibu Hamil
  6. Cermati Jenis Susu yang Baik untuk Ibu yang Merencanakan Kehamilan
  7. 7 Makanan dan Minuman untuk Anda yang Ingin Segera Hamil
  8. 5 Nutrisi yang Harus Dipenuhi untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan
  9. Berniat Suntik Kolagen? Ketahui Dahulu Efek Sampingnya
  10. Fakta Usia 30 Tahun yang Perlu Anda Tahu
  11. Mengapa Air Kelapa Terasa Enak dan Menyegarkan?
  12. Selain Menyegarkan, Ini 8 Manfaat Air Kelapa bagi Kesehatan
  13. 7 Cara Praktis Menurunkan Berat Badan
  14. 5 Pola Makan Salah yang Membuat Tubuh Gemuk
  15. Kenali Faktor Penyebab Kolesterol Tinggi
  16. Selain Diabetes, Gula Berpotensi Picu Kolesterol Tinggi
  17. 6 Fakta Menarik Mengenai Kolagen
  18. 5 Makanan Sehat yang Mudah Diperoleh dengan Harga Terjangkau
  19. 8 Manfaat Menyantap Oatmeal yang Perlu Anda Ketahui
  20. Panduan Diet Pisang untuk Menurunkan Berat Badan
  21. Takaran Makan Siang untuk Menurunkan Berat Badan
  22. Waspada! Depresi Dapat Memperburuk Kondisi Pengidap Diabetes
  23. 8 Alasan Makan Buah Sebaiknya Dilakukan Pagi Hari
  24. 10 Buah yang akan Membuat Kulit Sehat Bercahaya
  25. 7 Manfaat Menyantap Buah dengan Kulitnya
  26. Kapan Waktu Terbaik Menyantap Buah?
  27. Tips Tetap Bugar ketika Usia Memasuki 30 Tahun
  28. Rahasia agar Penampilan Selalu Tampak Muda
  29. 9 Perubahan Fisik Penanda Anda Mulai Menua
  30. Puasa Ramadan Membantu Kurangi Risiko Kolesterol Jahat
  • Card 22 of 30
Rona

Waspada! Depresi Dapat Memperburuk Kondisi Pengidap Diabetes

Gervin Nathaniel Purba    •    14 Juli 2017 10:05

(Netdoctor) (Netdoctor)

medcom.id, Jakarta: Pengidap diabetes rentan mengalami stres, yang jika tak diatasi dapat berlanjut menjadi depresi. Bila depresi menyerang, penderita diabetes akan kehilangan motivasi mempertahankan kadar gula darah.

"Secara psikologis, hidup dengan penyakit diabetes akan bergelut dengan cara mengatasinya, mengelola, mencegah. Sehingga ini dapat menimbulkan perasaan menyedihkan dan mungkin membuat penyandang diabetes mengalami depresi berat," ucap psikolog klinis dari Crozer Keystone Health System di Springfield, Pennsylvania, Barry J Jacobs.

Pernyataan Jacobs diperkuat hasil penelitian dari International Journal of Endocrinology pada September 2015. Penemuan tersebut mengungkapkan bahwa stres kronis dapat menyebabkan resistensi insulin yang berujung pada munculnya diabetes tipe 2.

Seorang tenaga pengajar diabetes bersertifikat dari Good Samatarian Medical Center di West Islip, New York Susan Ardilio, berpendapat bahwa stres kronik merupakan penyakit siklik. Misalnya, perasaan tidak nyaman ketika tak bisa memakan apa yang teman Anda santap. Itu bisa menimbulkan isolasi sosial, yang membuat Anda merasa tak baik.

"Dan bila itu terjadi, Anda mungkin akan makan terlalu banyak atau menikmati makanan yang tidak sehat. Perilaku itu dapat memperburuk diabetes Anda dan menyebabkan depresi," papar Adellio.

Jika mengalami depresi, Anda mungkin tak memiliki motivasi untuk mempertahankan kontrol kadar gula darah, atau menjadi malas berolahraga secara teratur. Hal ini tentu tidak baik. Sebab, menurut penelitian dari Medical Hypotheses yang dilakukan pada April 2015, depresi erat kaitannya dengan penyakit kardiovaskuler pada penyandang diabetes.

Lalu bagaimana penyandang diabetes dapat mengontrol depresi, mengelola kesehatan fisik serta emosional? Ikuti langkah berikut ini.

1. Beri tahu pada dokter untuk mendiagnosanya. Gejala susah tidur atau susah berkonsentrasi, bisa menjadi awal dari depresi. Hal ini tentu berdampak pada efek samping obat dan melonjaknya kadar gula darah.

2. Olahraga secara teratur. Bila perlu Anda harus memaksakan diri untuk olahraga secara rutin. Sebab olahraga sangat menyehatkan, meningkatkan suasana hati dan mengatur gula darah. Disebutkan oleh International Journal of Endocrinology 2015, terdapat khasiat olahraga bagi penyandang diabetes. Setelah berolahraga secara teratur selama setahun, penyandang diabetes tipe 2 akan mengalami penurunan peradangan dan gejala depresi.

3. Bergabunglah dengan kelompok pendukung diabetes. Bersama mereka, Anda bisa berbagi informasi, pemahaman, dan hal lain yang sangat membantu mencegah depresi. Bahkan di Amerika para penyandang diabetes dapat menemukan grup tersebut secara online melalui American Diabetes Association.

4. Yang juga tak kalah penting ialah memerhatikan asupan makanan. Lakukan diet sehat. Sebab, cara ini akan membantu  mengontrol gula darah, dan menjadikan diri Anda lebih baik secara emosional. Dengan demikian, Anda akan terhindari dari risiko depresi.

Selain melakukan diet sehat, , cobalah rutin mengonsumsi susu yang membantu mencukupi nutrisi harian. Khusus bagi penyandang diabetes atau pradiabetes dapat mengonsumsi Diabetasol. Ini adalah asupan nutrisi pengganti makan yang lengkap dan seimbang untuk penyandang diabetes.

Keunggulan Diabetasol yaitu nilai gizinya lengkap dan seimbang sehingga bisa digunakan sebagai pengganti makan, Vitadigest yang merupakan kombinasi karbohidrat lepas lambat sehingga kenaikan gula darah setelah makan tidak meningkat secara drastis, serta Indeks Glikemiknya rendah (31) sehingga dapat diserap perlahan-lahan oleh tubuh.

Diabetasol tersedia dalam pilihan rasa cokelat, vanila, dan cappucino yang bisa dipilih sesuai selera. Diabetasol dapat diminum setiap hari, yaitu 2 gelas/hari sebagai pengganti makan utama (pagi dan malam) atau pengganti makan total (Per 60 gr/saji mengandung kalori 260 kkal).

kalbe nutritionals
30cards

kalbe nutritionals

Updated 25 Oktober 2017 02:20
  1. Tips untuk Anda yang Sering Kali Tak Kuasa Menahan Lapar
  2. 6 Makanan Sarapan yang Kaya Serat & Kenyang Lebih Lama
  3. 6 Hal yang Anda Alami ketika Berusia 30 Tahun
  4. 10 Kebiasaan yang Harus Dilakukan saat Memasuki Usia 30 Tahun
  5. 5 Sumber Kalsium yang Baik untuk Calon Ibu Hamil
  6. Cermati Jenis Susu yang Baik untuk Ibu yang Merencanakan Kehamilan
  7. 7 Makanan dan Minuman untuk Anda yang Ingin Segera Hamil
  8. 5 Nutrisi yang Harus Dipenuhi untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan
  9. Berniat Suntik Kolagen? Ketahui Dahulu Efek Sampingnya
  10. Fakta Usia 30 Tahun yang Perlu Anda Tahu
  11. Mengapa Air Kelapa Terasa Enak dan Menyegarkan?
  12. Selain Menyegarkan, Ini 8 Manfaat Air Kelapa bagi Kesehatan
  13. 7 Cara Praktis Menurunkan Berat Badan
  14. 5 Pola Makan Salah yang Membuat Tubuh Gemuk
  15. Kenali Faktor Penyebab Kolesterol Tinggi
  16. Selain Diabetes, Gula Berpotensi Picu Kolesterol Tinggi
  17. 6 Fakta Menarik Mengenai Kolagen
  18. 5 Makanan Sehat yang Mudah Diperoleh dengan Harga Terjangkau
  19. 8 Manfaat Menyantap Oatmeal yang Perlu Anda Ketahui
  20. Panduan Diet Pisang untuk Menurunkan Berat Badan
  21. Takaran Makan Siang untuk Menurunkan Berat Badan
  22. Waspada! Depresi Dapat Memperburuk Kondisi Pengidap Diabetes
  23. 8 Alasan Makan Buah Sebaiknya Dilakukan Pagi Hari
  24. 10 Buah yang akan Membuat Kulit Sehat Bercahaya
  25. 7 Manfaat Menyantap Buah dengan Kulitnya
  26. Kapan Waktu Terbaik Menyantap Buah?
  27. Tips Tetap Bugar ketika Usia Memasuki 30 Tahun
  28. Rahasia agar Penampilan Selalu Tampak Muda
  29. 9 Perubahan Fisik Penanda Anda Mulai Menua
  30. Puasa Ramadan Membantu Kurangi Risiko Kolesterol Jahat