kalbe nutritionals
30cards

kalbe nutritionals

Updated 17 Desember 2018 12:43
  1. Tips Menikmati Liburan Tanpa Takut Kadar Gula Naik
  2. Tujuh Cara Mudah Redakan Stres
  3. Tujuh Camilan Tengah Malam yang Tak Bikin Gemuk
  4. Bagaimana Stres dapat Memengaruhi Kadar Kolesterol?
  5. Sering Lapar Tengah Malam? Ini Dia Penyebabnya
  6. Makanan yang Enak Buat Ngemil dan Tak Bikin Gemuk
  7. Manfaat Tak Terduga Kedelai dalam Menurunkan Kolesterol Jahat
  8. Jangan Takut Mengemil, Ini 4 Manfaatnya bagi Kesehatan
  9. Tanda-tanda Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Gula
  10. Tetap Awet Muda Tanpa Operasi Plastik
  11. Tak Selalu Buang Waktu, Ini Manfaat Positif Nongkrong Bersama Teman
  12. Tips Bikin Teh agar Lebih Nikmat Diminum
  13. Rasa Lelah Jangan Dibiarkan, Atasi dengan 7 Cara Ini
  14. Waspada, Kelelahan Bekerja Tingkatkan Risiko Celaka
  15. Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Usia 30-an
  16. Tujuh Cara Alami Memperlambat Proses Penuaan
  17. Adakah Hubungan antara Peningkatan Kolesterol dengan Pola Tidur?
  18. Daftar Makanan Alami untuk Menurunkan Kolesterol
  19. Penelitian: Kekurangan Vitamin D Picu Kanker Payudara
  20. Yakin Kebutuhan Kalsium Anda Cukup? Cek 6 Tandanya
  21. Kelelahan Ternyata Juga Dipicu Pola Makan yang Salah, Kok Bisa?
  22. Tips Agar Tidak Gampang Sakit dan Produktivitas Terjaga
  23. Tips Berolahraga untuk Penderita Maag
  24. Agar Gejala Maag Tak Memburuk, Redakan Stres Anda dengan Cara Ini
  25. Cara Gampang Mengurangi Ketergantungan terhadap Gula
  26. Waspadai 7 Penyakit Mengintai Anda yang Hobi Makanan Manis
  27. Makanan yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi
  28. Tujuh Buah yang Baik Dimakan Pengidap Kolesterol Tinggi
  29. Empat Penyakit yang Mengintai jika Anda Kurang Makanan Berserat
  30. Setop Ngemil Sembarangan! Ganti dengan 5 Makanan Ini
  • Card 1 of 30
Rona

Puasa Ramadan Membantu Kurangi Risiko Kolesterol Jahat

Pelangi Karismakristi    •    22 Juni 2017 07:48

(Foto:Muscletech) (Foto:Muscletech)

medcom.id, Jakarta: Menjalani ibadah puasa pada bulan suci Ramadan memberikan banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Di antaranya adalah mencegah penyakit kardiovaskuler, dan mengurangi risiko kolesterol jahat.

Hal tersebut diperkuat dengan sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Diabetes Association Scientific Sessions di San Francisco pada 2014. Penelitian dilakukan terhadap Muslim Amerika yang  menjalani puasa.

Hasilnya, setelah berpuasa 10 hingga 12 jam, tubuh memasuki sesi perlindungan diri dan mulai mengganti energi di dalam tubuh. Manfaatnya, membantu memerangi diabetes. Kemudian, setelah beberapa periode menjalani puasa, lemak jahat (LDL) perlahan akan luruh dari sel-sel tubuh.

Penelitian lainnya dilakukan oleh seorang ahli kardiovaskuler dari Intermountain Medical Center, Benjamin Horne, pada 2011. Ia mempelajari bahwa orang sehat yang menjalani puasa sehari penuh dibarengi dengan aktivitas lain, maka glukosa dalam darah akan menurun, begitu pun dengan berat badannya.

Horne juga telah meluncurkan studi terbaru mengenai efek puasa terhadap prediabetik selama beberapa waktu. Objek penelitiannya terdiri atas pria dan wanita berusia 30-69 tahun yang memiliki tiga faktor risiko metabolik, seperti pinggang besar (tubuh berbentuk apel), kadar trigeliserida tinggi, kadar HDL rendah, dan tekanan darah tinggi.

"Selama masa puasa, kolesterol pada orang yang sehat mengalami sedikit kenaikan. Namun, enam minggu setelahnya, kolesterol turun sekitar 12 persen, dan diikuti penurunan berat badan," kata Horne.

Tak hanya itu saja, bahkan salah satu tim ahli penyakit jantung di Uni Emirat di American Hospital Dubai pun menunjukkan hasil yang sama. Mereka merepresentasikannya baru-baru ini, di ajang World Cardiology Conferece di Dubai.

Mereka memeriksa efek puasa terhadap profil lipid seseorang. Profil lipid merupakan analisis lipoprotein yang mengukur kadar darah dari jumlah kolesterol, baik LDL (kolesterol baik), HDL (kolesterol jahat), maupun trigeliserida.

"Studi ini membuktikan bahwa perubahan kebiasaan dan pola makan selama bulan suci Ramadan memiliki efek positif terhadap kolesterol, meskipun terjadi peningkatan indeks massa tubuh," ujar Consultant Interventional Cardiologist di American Hospital, Dr Ommar K Hallak.

Hallak menjelaskan, tingkat kolesterol seharusnya diukur setidaknya setiap lima tahun pada pria berusia 35 tahun ke atas, dan wanita berusia 45 tahun ke atas.

Indeks massa tubuh, tekanan darah, dan profil lipid dilakukan dua minggu sebelum Ramadan. Kemudian, pengukuran yang sama dilakukan kembali setelah tiga minggu (pekan terakhir Ramadan).

"Hasilnya, selama bulan Ramadan, LDL menurun dan HDL meningkat. Menghasilkan peningkatan rasio HDL/ LDL yang signifikan, meskipun terjadi peningkatan indeks massa tubuh," ujar Hallak.

Agar kadar kolesterol tetap terkontrol, ada baiknya Anda melengkapinya dengan mengonsumsi Nutrive Benecol pada saat sahur dan berbuka puasa.

Nutrive Benecol telah teruji membantu menurunkan kolesterol 7-10 persen dalam 1-2 minggu, kolesterol jahat (LDL) hingga 15 persen, serta membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Nutrive Benecol punya beberapa varian rasa yang dapat dipilih sesuai selera. Ada empat pilihan rasa yaitu blackcurrant, strawberry, orange, dan lychee.  

Kandungan Plant Stanol Ester (PSE) di dalamnya terbukti efektif menurunkan kadar kolesterol. PSE merupakan golongan tumbuhan yang banyak terdapat dalam tanaman, seperti rye, kedelai, sayur-sayuran, minyak sayuran, nasi, buncis, jagung, gandum dan tanaman lainnya.

Dengan sederet kandungan alami tersebut membuat Nutrive Benecol aman diminum oleh orang dengan kolesterol normal, mereka yang ingin berdiet, bahkan penyandang diabetes. Oleh karena itu, Anda tak perlu ragu mengonsumsi Nutrive Benecol setiap hari.

kalbe nutritionals
30cards

kalbe nutritionals

Updated 17 Desember 2018 12:43
  1. Tips Menikmati Liburan Tanpa Takut Kadar Gula Naik
  2. Tujuh Cara Mudah Redakan Stres
  3. Tujuh Camilan Tengah Malam yang Tak Bikin Gemuk
  4. Bagaimana Stres dapat Memengaruhi Kadar Kolesterol?
  5. Sering Lapar Tengah Malam? Ini Dia Penyebabnya
  6. Makanan yang Enak Buat Ngemil dan Tak Bikin Gemuk
  7. Manfaat Tak Terduga Kedelai dalam Menurunkan Kolesterol Jahat
  8. Jangan Takut Mengemil, Ini 4 Manfaatnya bagi Kesehatan
  9. Tanda-tanda Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Gula
  10. Tetap Awet Muda Tanpa Operasi Plastik
  11. Tak Selalu Buang Waktu, Ini Manfaat Positif Nongkrong Bersama Teman
  12. Tips Bikin Teh agar Lebih Nikmat Diminum
  13. Rasa Lelah Jangan Dibiarkan, Atasi dengan 7 Cara Ini
  14. Waspada, Kelelahan Bekerja Tingkatkan Risiko Celaka
  15. Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Usia 30-an
  16. Tujuh Cara Alami Memperlambat Proses Penuaan
  17. Adakah Hubungan antara Peningkatan Kolesterol dengan Pola Tidur?
  18. Daftar Makanan Alami untuk Menurunkan Kolesterol
  19. Penelitian: Kekurangan Vitamin D Picu Kanker Payudara
  20. Yakin Kebutuhan Kalsium Anda Cukup? Cek 6 Tandanya
  21. Kelelahan Ternyata Juga Dipicu Pola Makan yang Salah, Kok Bisa?
  22. Tips Agar Tidak Gampang Sakit dan Produktivitas Terjaga
  23. Tips Berolahraga untuk Penderita Maag
  24. Agar Gejala Maag Tak Memburuk, Redakan Stres Anda dengan Cara Ini
  25. Cara Gampang Mengurangi Ketergantungan terhadap Gula
  26. Waspadai 7 Penyakit Mengintai Anda yang Hobi Makanan Manis
  27. Makanan yang Sebaiknya Tak Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi
  28. Tujuh Buah yang Baik Dimakan Pengidap Kolesterol Tinggi
  29. Empat Penyakit yang Mengintai jika Anda Kurang Makanan Berserat
  30. Setop Ngemil Sembarangan! Ganti dengan 5 Makanan Ini