• Card 29 of 30
Rona

Kenali 5 Gejala Maag

Pelangi Karismakristi    •    05 April 2018 07:00

Ilustrasi sakit maag. Foto: Shutterstock Ilustrasi sakit maag. Foto: Shutterstock

Jakarta: Anda mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa perut terasa sangat nyeri disertai mual, dan sensasi seperti terbakar. Hati-hati, bisa jadi Anda mengidap penyakit maag. 

Tubuh manusia memiliki selaput lendir tebal yang melindungi lambung dari cairan pencernaan yang bersifat asam. Jaringan ini bisa saja kering sehingga menggerogoti jaringan yang melapisi perut, lalu menyebabkan maag.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, lebih dari 25 juta orang di Amerika menderita maag sepanjang hidup mereka. "Dua penyebab utama maag di Amerika adalah infeksi bakteri yang disebut H.pylori, dan efek jangka panjang dari aspirin serta obat penghilang rasa sakit NSAID (ibuprofen dan naproxen)," ucap ahli gastroenterologi di NewYork-Presbyterian and Columbia University Medical Center, Shipla Ravella, dikutip Womenshealthmag.

Ravella mengatakan, ada sejumlah gejala penyakit maag. Dan jika Anda mengidap salah satunya, dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter.

1. Nyeri perut

Ini adalah gejala paling umum, yakni merasakan sensasi terbakar di area perut bagian tengah. Rasa sakit biasanya akan memuncak pada antara waktu makan dan malam hari, yakni ketika asam telah disekresikan ke dalam lambung, tapi tidak ada makanan yang bertindak sebagai penyangga. 

"Secara harfiah, maag merupakan luka di lapisan lambung atau usus. Maka Anda akan merasa nyeri karena kaitannya dengan sekresi asam di dalam usus," kata Rusha Modi, gastroenterologis sekaligus asisten profesor kedokteran klinis di Keck Medical Center California.

2. Heartburn

Waspadalah bila Anda merasakan gejala ini, rasa panas di dada seperti terbakar. Hal ini terjadi karena maag terkena asam secara terus menerus. Akibatnya, asam lambung naik ke kerongkongan. Ditambah lagi jika berbarengan dengan gejala lain seperti kembung dan bersendawa, ini tandanya Anda terkena maag. 

3. Mual atau muntah

Rudolph Bedford, ahli gatroenterologi di Providence Saint Jhon's Health Center di Santa Monica, California, mengatakan bahwa mual dan muntah juga merupakan salah satu gejala penyakit maag. Hal ini terjadi karena radang inflamasi sebagai akibat dari penyakit maag yang terus menyerang tubuh. 
"Peradangan pada lapisan lambung menyebabkan kontraksi intermiten (penyebab mual) dan jika otot-otot dinging perut berkontraksi dengan kuat, dapat menyebabkan muntah," kata Bedford. Dalam beberapa kasus, gejala ini menyerang karena maag disebabkan penyumbatan di lambung dan makanan sulit masuk ke usus kecil.

4.  Muntah darah

Penyakit maag dapat menyebabkan Anda mengalami muntah, terutama darah atau ampas yang terlihat seperti bubuk kopi. Begitu juga dengan kotoran yang berwana hitam.

5. Nyeri dada atau punggung

Rasa sakit akibat maag dapat menjalar ke punggung atau dada. Jika telah menembus ke dinding usus, rasa sakit bisa menjadi lebih intens, lama, dan sulit untuk meringankan rasa sakitnya. Maag juga dapat menimbulkan perforasi, di mana selaput perut membelah terbuka.

Jika sudah merasakan gejala yang demikian, Anda bisa meredakan rasa sakit dengan Promag. 

Obat yang terpercaya lebih dari 45 tahun dan halal ini dijual dalam empat kemasan, yakni Promag Tablet, Promag Cair dan Promag Fruity yang mengatasi sakit maag akut. Ada juga Promag Double Action yang berfungsi menetralisir dan menekan asam lambung, mengatasi sakit maag kronik, dan mengurangi gejala GERD atau kondisi asam lambung naik ke kerongkongan.

Promag ahlinya lambung dengan hydrotalcite bekerja cepat atasi maag dan melindungi lebih lama. Hydrotalcite akan membantu membentuk lapisan dinding lambung, sehingga mampu mengurangi nyeri karena iritasi asam lambung. 

Dianjurkan mengonsumsi sebelum makan, sehingga lambung sudah dalam kondisi baik untuk menerima makanan. Dapat pula diminum segera saat timbul gejala.