• Card 1 of 30
Bola

Spalletti Kecewa dengan Mental Para Pemain Inter

Gregorius Gelino    •    27 Agustus 2018 12:14

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti (AFP/MIguel Medina) Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti (AFP/MIguel Medina)

Milan: Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya atas Torino. Bermain di kandang sendiri di Giuseppe Meazza, Inter sebenarnya unggul lebih dulu melalui Ivan Perisic dan Stefan De Vrij, namun La Beneamata gagal mempertahankan keunggulan setelah Andrea Belotti dan Soualiho Meite menghapus keunggulan Inter.

Spalletti menyalahkan mentalitas para pemainnya yang runtuh setelah kebobolan gol pertama Granata. Menurut pelatih berkepala plontos itu, timnya tidak mampu bereaksi setelah kebobolan.

Baca: Ancelotti Belum Puas dengan Permainan Napoli

"Sulit untuk dijelaskan ketika kami unggul dua gol lebih dulu. Kebobolan gol pertama, ada tekanan mental dan kami tidak bereaksi dengan cara yang benar," kata mantan pelatih Zenit St. Petersburg itu kepada situs resmi Inter.

"Hal-hal seperti ini telah menjadi karakter Inter dalam beberapa tahun terakhir. Ini juga terjadi musim lalu dan hari ini hal itu (tekanan mental) menggagalkan kemenangan kami," lanjutnya.

Meski menjadi kandidat untuk menjadi juara, Spalletti merasa timnya tidak memiliki mental yang tepat untuk menjadi penantang gelar. Karenanya Spalletti mencoba untuk membangun mental para pemainnya.

"Kami adalah tim yang seharusnya bersaing di empat besar (zona Liga Champions). Bagaimanapun, untuk bersaing di papan atas kami perlu mentalitas tertentu. Untuk memenangkan semua pertandingan memang tidak mudah dan kami harus mencoba memperbaiki mentalitas kami," tandasnya.

Dengan ini, Inter mendapatkan poin pertama mereka setelah di pertandingan perdana ditumbangkan oleh Sassuolo. Hasil seri hanya mampu membawa Nerazzurri ke peringkat sebelas klasemen sementara Serie A.

Video: Dua Tunggal Putra RI Melaju ke Semifinal Bulu Tangkis Asian Games