• Card 1 of 30
Jawa Tengah

Lawan Hoaks Lewat Poster

Rhobi Shani    •    02 September 2018 13:14

Pengunjung CFD melihat poster antihoaks. Medcom.id/Rhobi Shani Pengunjung CFD melihat poster antihoaks. Medcom.id/Rhobi Shani

Kudus: Ada yang berbeda pada gelaran Car Free Day (CFD) di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jawa Tengah. Sebanyak 30 poster yang dipasang pada sekesel dipamerkan. Tak pelak keberadaan poster-poster ini mengundang perhatian warga.

Poster warna-warni itu sarat akan pesan positif. Semuanya bernada sama. Yaitu, mengajak siapapun yang melihatnya agar tidak menjadi bagian dari penyebaran informasi hoaks. Selain itu, agar tidak mudah percaya oleh informasi hoaks.

Seorang pengunjung CFD, Faqih Mansyur Hidayat mengaku tertarik dengan pesan yang disampaikan lewat poster. Juga tertarik dengan desain yang menurutnya menarik.

Pameran poster yang melibatkan masyarakat sebagai pembuat dan penikmat, itu menunjukan sejatinya ada bagian dari masyarakat yang sangat tidak ingin ada penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks.

"Masyarakat sudah aktif untuk ikut menyemarakkan anti-hoaks. Ini bagus, karena saat ini susah membedakan informasi mana yang benar mana yang tidak benar. Jadi, harus pandai memilih," kata Faqih.

Penjabat Bupati Kudus Riena Retnaningrum menyempatkan untuk mampir melihat poster yang dipamerkan. Kegiatan ini dinilai positif, apalagi di era digital dengan perkembangan media sosial yang begitu cepat. Kontan informasi sangat mudah tersebar luas, termasuk hoaks.

"Maka dengan itu, semua harus terlibat dalam melawan hoaks. Baik pemerintah maupun masyarakat. Harus ada kerja sama semua lini," kata Riena.

Bentuk perlawanan yang dilakukan yang harus dilakukan di antaranya dengan menyaring dan tidak menerima informasi secara mentah. Sehingga tidak menimpulkan provokasi.

Pameran ini merupakan bentuk kerja bareng antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus dan Polres Kudus. Ketua PWI Kudus Saiful Annas berujar, pameran poster ini merupakan penutup serangkaian acara yang digelar sejak beberapa waktu lalu. Poster yang terkumpul merupakan hasil kreativitas peserta lomba.

"Poster yang kami pamerkan berasal dari 30 nominator terbaik. Total ada 90 karya yang kami terima. Tidak hanya berasal dari Kudus saja, tapi banyak juga dari luar daerah. Seperti Tanggerang, Solo, Bandung,Temanggung, dan lainnya," ujar Annas.