• Card 1 of 30
Nasional

Berita Hoaks Harus Diklarifikasi Supaya tak Menyebar

Marcheilla Ariesta    •    20 Mei 2018 04:10

Diskusi Kiai Said dan Media di Pondok Pesantren Luhur Al- Tsaqafah. (Foto: Medcom.id/ Marcheilla Ariesta). Diskusi Kiai Said dan Media di Pondok Pesantren Luhur Al- Tsaqafah. (Foto: Medcom.id/ Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Merebaknya berita bohong dan fitnah baiknya diklarifikasi. Hal tersebut harus dilakukan supaya berita hoaks tidak semakin menyebar.

"Kalau kita tidak pernah melakukan klarifikasi atau cuek dengan klarifikasi, kita membiarkan proses pembusukan terus terjadi," kata Pemimpin Redaksi Medcom.id Abdul Kohar, dalam acara diskusi 'Kiai Said dan Media', di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jagakarsa, Jakarta, Sabtu 19 Mei 2018.

Pernyataan ini dilontarkan untuk mengkritik Kiai Said Aqil Siraj yang cuek menghadapi fitnah atas dirinya. Menurut dia, Kiai Said harus mengklarifikasi sebab fitnah atas dirinya menyebar cepat di media sosial.

Jurnalis senior itu menambahkan salah satu penyebab Islam moderat kurang berkembang lantaran kalah panggung dengan penganut Islam garis keras. "Kelompok moderat tidak mau merebut panggung, tidak mau menjelaskan sesuatu," imbuhnya.

Bagi dia, cueknya para penganut Islam moderat menyebabkan semakin banyak serangan. Hal ini menyebabkan panggung media sosial menjadi 'satu warna'.

"Awalnya intoleransi, tapi sedikit demi sedikit naik menjadi radikalisasi, kemudian jadi aksi seperti teror yang kita lihat pekan ini," tukasnya.

Kiai Aqil Siraj mendapat fitnah karena komentarnya mengenai janggut dan beberapa hal lain yang kemudian terasa sensitif untuk sebagian ulama. Dia dituding bagian dari Syiah.

Pada pembukaan diskusi tersebut, Kiai Said mengatakan diam saja menanggapi fitnah-fitnah tersebut. Menurut dia membuang waktu dan tenaga melayani orang-orang seperti itu.