Suporter Persija membentangkan atribut bergambar Macan robot saat Persija menjamu Ceres  Negros di fase grup Piala AFC 2019. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Suporter Persija membentangkan atribut bergambar Macan robot saat Persija menjamu Ceres Negros di fase grup Piala AFC 2019. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Menagih Taring Sang Macan

Bola persija liga 1 indonesia
K. Yudha Wirakusuma • 03 Mei 2019 20:17
Jakmania mulai gerah dengan performa buruk Persija yang berujung pada kegagalan di sejumlah turnamen. Mereka kini menuntut agar Sang Macan kembali menunjukkan taringnya seperti yang mereka lakukan pada musim lalu.
 
NYANYIAN
sumbang menyelimuti di Stadion Go Dau, Vietnam, Rabu, 1 Mei 2019, sore. Syairnya menyindir soal performa Persija diselingi kekecawaan terhadap CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus.
 
Pelatih dan pemain Persija Jakarta pun menghampiri puluhan The Jakmania. Penyebabnya, klub Ibu Kota itu takluk 3-1 atas Becamex Binh Duong pada matchday kelima Piala AFC 2019 Grup G di Stadion Go Dau, Vietnam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Kekalahan yang sekaligus memastikan juara Liga 1 2018 itu tersingkir dari pentas Asia. Satu laga sisa kontra Shan United pada 15 Mei 2019, kini hanya sebatas ajang untuk menjaga gengsi sang Macan.
 
Sebagian suporter menangis. Sebagian lain terdiam memendam kecewa. Namun, ada juga yang meluapkannya. Kejadian tersebut terekam dalam channel Youtube resmi tim Persija Jakarta.
 

 
Pelatih Ivan Kolev pasang badan. Pria Bulgaria yang baru beberapa bulan mengambilalih tim coba menetralkan situasi. Dengan tenang, Kolev meminta Jakmania tidak menyalahkan pemain. Alibinya, jumlah pemain yang minim menjadi salah satu faktor buruknya penampilan Persija.
 
"Kalian harus tahu. Kami bermain setiap tiga hari. Mereka bukan robot. Kalian lihat kami hanya punya enam pemain cadangan. Tidak ada pengganti," ucap Kolev.
 
The Jakmania pun menanggapi. "Manajemen ke mana coach. Kalau pemain kurang kenapa tidak diambil," teriak seorang Jakmania di tribun.
 
"Kami bisa buat apa sekarang. Sekarang game selesai. Besok perjalanan jauh ke Jakarta. (Hari) Minggu bermain lagi. Bagaimana bisa 15 hari 5 pertandingan. Kalau itu robot, pasti rusak," timpal Kolev.
 
Kolev tidak sendirian. Legenda hidup Persija, Bambang Pamungkas (Bepe) turut mendingikan suasana. Dia berharap The Jakmania selalu memberikan doa dan dukungan, agar persija cepat bangkit.
 
"Satu hal, tahun kemarin kita pernah juara sama-sama. Saat ini kita lalui ini sama-sama. Jadi kalian percaya kami di sini, kalian percaya kami. Kita sama-sama kerja. Insya Allah kita akan kembali,” terangnya.
 
Pernyataan Bepe kemudian ditimpali salah seorang The Jakmania. Dia berharap Persija cepat belajar dari kekalahan.
 
"Satu hal. Ketika kalian kalah lima kali beruntun, kalian harus belajar untuk menang. Dua kali saja harus belajar. Itu yang ditanamkan untuk kalian semua," ucapnya.
 
Kekecewaan The Jakmania bukan tanpa sebab. Juara liga tahun 2018 ini harus menelan lima kekalahan beruntun. Dimulai saat ditaklukan Kalteng Putra (3-4 penalti) di Piala Presiden, lalu dua kali dibekap Ceres Negros (1-0 & 2-3) di Piala AFC, kemudian tumbang 1-2 di kandang Bali United di Piala Indonesia dan terakhir melawan Becamex Binh Duong.

Dampak Kepergian Teco dan Gede


Jumat, 4 Januari 2019 pagi, Pelatih asal Brasil, Stefano Cugurra Teco mengumumkan jika dirinya tidak akan memperpanjang kontrak sebagai pelatih Persija Jakarta. Padahal 'sang maestro' mengantarkan Persija juara Piala Presiden, turnamen pramusim di Malaysia, serta yang terbesar adalah jadi kampiun Liga 1. Namun, Teco tmemilih hengkang dan menyeberang ke Bali United.
 
Lebih kurang satu bulan setelah ditinggal Teco, Gede Widiade juga mengundurkan diri. Gede meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Utama Persija awal Februari 2019.
 
Seolah seperti efek domino, Persija mengalami kegagalan beruntun. Kegagalan pertama terlihat saat Persija gagal tampil di Liga Champions Asia 2019, kompetisi tertinggi antarklub se-Asia. Persija terhenti di Autralia saat menghadapi wakil Australia, Newcastle Jets, dengan skor 3-1 lewat perpanjangan waktu.
 
Padahal Macan Kemayoran menekuk wakil Singapura, Home United, dengan skor 3-1 pada partai kualifikasi pertama. Persija harus rela bermain di kompetisi kasta kedua, Piala AFC 2019.
 
Sudah jatuh tertimpa tangga. Di Australia, penyerang andalan, Marko Simic, tersandung masalah hukum. Dia tak boleh meninggalkan Negeri Kanguru, sebelum ada keputusan inkrah terkait dugaan pelecehan seksual. Hingga akhirnya Persija bermain tanpa Simic.

Transisi yang Kurang Mulus


Kepergian Teco dan Gede sebagai otak di balik kesuksesan Persija musim lalu, tidak dibarengi dengan pergantian yang ideal di sisi manajemen. Ferry Paulus selaku CEO dan Kokoh Afiat yang didaulat menggantikan posisi Gede, gagal melakukan transisi dengan baik.
 
Rencana belanja Persija di bursa transfer bisa dibilang gagal total. Delapan pemain anyar yang didatangkan belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Belum lagi, lambatnya kasus hukum Marco Simic sehingga sang pemain hingga kini belum kembali ke tim.
 
Sekarang, Liga 1 2019 sudah di depan mata. Persija masih memiliki waktu untuk melakukan pembenahan dan menjawab kritikan Jakmania.
 
Sebelum bertarung di Liga 1, Persija harus lebih dulu bersiap menjamu Bali United pada leg kedua babak delapan besar Piala Indonesia, Minggu 5 Mei 2019.
 
Kemenangan menjadi hal yang mutlak harus diraih Macan Kemayoran apabila ingin lolos ke babak berikutnya. Kekalahan 1-2 di Bali tidak boleh lagi terulang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
 
Well, apakah laga ini akan jadi momentum kebangkitan Sang Macan? Atau justru membuat mereka semakin terpuruk? Kita tunggu saja.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Messi Pimpin Barcelona Hancurkan Liverpool

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif