NEWSTICKER
Ilustrasi by medcom.id
Ilustrasi by medcom.id

Kompetisi Liga Terjujur Sedunia

Bola liga dunia liga 1 indonesia
Arpan Rahman • 17 Maret 2020 09:14
KLUB Ceres-Negros FC menang 4-0 atas juara Indonesia Bali United pada babak grup AFC Cup, pekan lalu. Kaya FC-Iloilo, klub Filipina lainnya, menahan PSM Makassar bermain imbang 1-1.
 
Dua hasil positif itu memberi keuntungan poin untuk meningkatkan Rangking Kompetisi Klub AFC. Filipina naik ke posisi 12 dalam perhitungan terbaru menyusul performa Ceres dan Iloilo.
 
Filipina sudah naik ke peringkat 13 dari 14 dalam pembaruan peringkat selama pekan terakhir Februari 2020 dan sekarang telah melompati Tajikistan untuk mengklaim peringkat ke-12 di Asia, menurut FootyRankings.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Sementara Vietnam dan Australia melanjutkan pertarungan mereka untuk berada di posisi teratas dalam tabel peringkat. Pekan ini, wakil Asia Tenggara berada di puncak pendakian ke posisi 15 melibas negeri Kanguru.
 
Vietnam pertama kali mengambil alih posisi Australia bulan lalu. Australia menyalip kepemimpinan lagi pada pekan pertama Maret.
 
Thailand masih yang teratas dari ASEAN dalam Rangking Kompetisi AFC Club, berada di urutan ketujuh. Singapura di urutan ke-18, sedangkan Malaysia ke-19.
 
Lebih jauh ke bawah, Maladewa naik satu strip ke peringkat ke-26. Setelah Maziya Sports and Recreation Club mengalahkan juara Liga Super India 2018-19 Bengaluru FC di play-off Piala AFC 2020. Sebelum menahan juara Liga-1 India, Chennai City FC, pada laga pembuka babak grup.
 
Jepang menjadi No.1 dalam tabel diikuti Arab Saudi, Tiongkok, Qatar, Iran, dan Republik Korea.
 
Tetapi, penentuan poin untuk mencapai supremasi kompetisi di Asia patut diragukan. Mungkin saja telah terjadi kecurangan, yang hingga saat ini tetap belum terungkap melalui sebuah bocoran penting. Bisa saja keadaan akan jadi berbalik.
 
Sejauh ini Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) belum menunjukkan asas transparansi dalam berbagai situasi. Banyak indikasi keanehan tampak kasat mata, yang menimbulkan rentetan pertanyaan.
 
Wasit asal Arab, misalnya, boleh memimpin pertandingan yang melibatkan klub atau negara Arab. Niscaya kemudian wasit memberi keuntungan sesama rasnya di luar rasa keadilan. AFC malah terang-terangan menepis prinsip FIFA yang tegas mengatakan tidak untuk rasisme.
 
Industri raksasa dari negeri Asia Timur leluasa mengucurkan dana sebagai sponsor untuk pelbagai program AFC. Mengapa tidak kalau faktor terselubung di balik layar lantas berimbas negara industri raksasa itu selalu unggul di blantika benua ini?
 
Negara-negara Asia Tengah yang miskin, terutama pecahan Uni Soviet, senantiasa jauh dari sorotan kritis pula. Padahal untuk membayar sewa hotel timnya pun mungkin ofisial mereka harus kelimpungan mencari dana talangan. Sehingga berburu keuntungan finansial dengan cara menjual pertandingan dapat saja mereka halalkan.
 
Belum lagi wasit-wasit keturunan Kaukasus amat doyan disewa untuk memimpin laga yang melibatkan tim-tim Arab, khususnya Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Tidak pernah muncul pelacakan soal bagaimana mereka dilayani secara istimewa oleh pengurus asosiasi dari Saudi dan UEA, yang turut berpengaruh pada skor pertandingan.
 
Poin capaian untuk Rangking Kompetisi Asia membersitkan bias jika sejumlah indikasi tersebut belum mendapat keterangan. Tentu bukan cuma peringkat, tetapi bahkan sampai kepada urusan yang sangat krusial: hasil akhir laga.
 
Apalagi kalau model perhitungan itu lalu disetarakan dengan kompetisi kita. Jelas sekali keliru.
 
Kesalahan hitung inilah yang mendudukkan Indonesia di nomor 23 Rangking Kompetisi Klub AFC. Tepatnya di bawah Suriah, di atas Bangladesh, dari 44 negara anggota.
 
Seluruh rangkaian pertandingan sepak bola di Indonesia telah diawasi dengan ketat oleh Satgas Antimafia Bola. Kompetisi Liga 1 supremasi Tanah Air boleh dibilang menjadi liga paling jujur sedunia.
 
Selain hal yang tidak bisa dilupakan satu lagi. Menjadi liga yang mahal di dunia menurut TVRI.
 
Itu kata Helmy.
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif