Pelajaran dari Tim Tango
Lionel Messi merayakan gol penentu kemenangan 2-1 Argentina atas Nigeria yang dicetak Marcos Rojo. Gol Rojo membawa Argentina lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 (Foto: AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS)
SEPAK BOLA adalah pertandingan beregu atau kelompok. bahkan mungkin sepak bola adalah pertandingan dengan peserta terbanyak. Sebagian orang yang tidak suka sepak bola bahkan menyebut, olahraga paling populer sejagad ini sebagai olahraga orang gila. Alasannya, 22 orang laki-laki mengejar satu bola di lapangan.

Tapi, bagi penggemar sepak bola, justru disitulah seninya. Bagaimana 11 pemain bekerja sama untuk meraih satu tujuan bersama yang disebut gol, yang berujung pada kemenangan. Ya, kunci permainan sepak bola adalah kerja sama tim.

Tidak boleh ada pemain yang diistimewakan dalam satu tim sepak bola. Disinilah peran pelatih dalam meramu tim, walaupun dalam satu tim ada satu atau dua pemain bintang.
 

Baca: Jerman Rival Klasik Indonesia


Tim nasional Argentina telah menunjukkan bahwa kerja sama tim bisa mendatangkan hasil yang lebih baik.


Pada dua pertandingan sebelumnya, melawan Islandia dan Kroasia, Tim Tango  yang bermaterikan pemain-pemain bertalenta gagal meraih hasil maksimal. Mereka bahkan babak belur digebuk Kroasia tiga gol tanpa balas. Itu semua karena mereka gagal bekerjasama dengan baik. Di dua pertandingan tersebut Argentina terlalu bergantung pada seorang Lionel Messi.

Pada laga melawan Islandia dan Kroasia, semua serangan yang dibangun oleh Argentina seperti harus melalui kaki Lionel Messi. Hasilnya, ketika Messi tak mampu menanggung beban dan bermain buruk, maka imbasnya seluruh anggota tim gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Pelatih Argentina Jorge Sampaoli, entah karena kecerdasannya atau karena desakan pemain-pemain senior, mengubah gaya permainan Argentina saat bermain melawan Nigeria. Dengan pola 4-3-3, Messi ditempatkan di depan bersama Gonzalo Higuain dan Angel Di Maria. Messi tinggal menunggu bola. 

Di maria dengan kecepatannya, bertugas menyayat sisi kiri pertahanan Nigeria, sementara Higuain yang terlihat jarang mendapat bola, sesungguhnya berperan penting untuk memecah konsentrasi pemain belakang Nigeria.

Hasilnya, sebuah umpan panjang yang dikirim Ever Banega dari tengah, mampu dikonversi menjadi gol oleh Messi. Gol pertama sang Messiah di Piala Dunia 2018. Sang bintang terlihat begitu emosional merayakan gol tersebut , seolah lepas dari beban yang amat sangat berat. 


(Selebrasi emosional Messi ke gawang Nigeria. Foto: AFP/Olga MALTSEVA)

Keunggulan 1-0 Argentina bertahan hingga istirahat. Sebelum babak kedua dimulai Messi terlihat bebicara kepada seluruh anggota tim. Entah apa yang dikatakan Messi, tapi yang pasti sang kapten memainkan perannya, menyemangati rekan satu tim. Hal yang sepertinya tidak terlihat di dua laga Argentina sebelumnya. 

Pada babak kedua, para pemain Argentina-pun bermain semakin lepas. Mereka semakin dominan menguasai bola. memang kemudian justru Nigeria yang mampu menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Victor Moses, hasil dari pertolongan Video Assistant Referee atau VAR. Tapi gol Moses itu hanya bersifat bumbu penyedap dalam sebuah drama.
 

Baca juga: Legitimasi Karya Seni dalam Sepotong Jersey


Argentina tetap bermain dengan kerja sama yang apik. Kerja sama yang terjaga terus hingga jelang laga usai kemudian berbuah gol yang dilesakan  Marcos Rojo di menit 87. Gol ini disambut sukacita oleh pemain serta seluruh pendukung Tim Tango. Termasuk  sang legenda, Diego Maradona yang duduk di tribun. Bahkan, si Pencetak gol “Tangan Tuhan” itu dikabarkan nyaris pingsan saking emosionalnya menyambut gol kemenangan Argentina.

Seusai pertandingan, sang pencetak gol Marcos Rojo mengungkapkan rahasia golnya. Menurut pemain belakang Manchester United itu, Messi berperan besar dalam gol yang dicetaknya. Menurut Rojo, selama babak pertama Messi mengatakan semuan pemain punya tugas untuk mencetak gol, dan ketika memiliki kesempatan harus melakukan tembakan ke arah gawang. Ucapan itu diulangi Messi ketika bicara kepada anggota tim saat jeda babak pertama. Hasilnya, terciptalah gol kemenangan dari Rojo.

Argentina akhirnya lolos dari lubang jarum untuk menapaki babak 16 besar. Lawan yang akan dihadapi adalah Prancis. Kita nantikan sejauh apa Tim Tango bisa melangkah di edisi ke-21 Piala Dunia tahun ini. Yang pasti, Argentina telah menunjukkan sebuah kerja sama bisa mendatangkan hasil yang lebih baik.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Suguhan Kuliner dan Belanja Oleh-oleh di Jalan Arbat, #SalamdariRusia





(ACF)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id