Ilustrasi by medcom.id
Ilustrasi by medcom.id

Liga 1 Indonesia

Liga 1 Sepi Kabupaten

Bola liga indonesia pssi liga 1 indonesia
Arpan Rahman • 07 Maret 2020 09:20
HANYA satu kabupaten di luar Jawa menjadi basis peserta Liga 1 tahun ini. Walau cuma semata wayang, tetapi klub itu juara bertahan di atas 17 kesebelasan lain.
 
Jangan tanya kabupaten di Jawa. Banyak klubnya rajin dan rutin, selalu ada di atas pentas supremasi sepak bola Indonesia.
 
Paradoks ini agak menyedihkan. Spirit otonomi daerah berlangsung lebih dari 20 tahun terasa tidak berarti banyak di dalam sepak bola. Asas pemerataan olahraga dan keolahragaan secara merata masih dikesampingkan oleh PSSI.

Optimis tapi Inkonsisten

Pernah muncul optimisme setelah Galatama dan Perserikatan digabungkan. Kompetisi dengan format liga di Indonesia pun diawali 1994 -- 1995, mendahului era Reformasi. Sebanyak 34 klub berpartisipasi, terbagi dua wilayah Barat dan Timur. Edisi perdana ditandai tampilnya PSDS Lubuk Pakam, klub kecamatan dari Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Rasa optimis di awal tadi terwakili oleh PSDS. Mencuat harapan supaya tambah banyak klub kabupaten yang maju ke pentas teratas sepak bola Tanah Air.
 
Gelaran 1997 -- 1998 liga ditiadakan akibat kekhawatiran akan amuk massa kerusuhan pada sejumlah kota untuk menurunkan Presiden Soeharto. Setahun berselang, kompetisi diaktifkan kembali.
 
Pada musim 2003, liga tidak lagi memakai sistem pembagian wilayah. Di tahun itu pula, PSDS terjungkal degradasi, mengakhiri kiprah satu-satunya klub kabupaten di luar Jawa selama sembilan tahun.
 
Dua musim kemudian, PSDS muncul kembali. Pada musim 2005, berakhir pula kompetisi tanpa wilayah. Otoritas liga menunjukkan inkonsistensi, membagi dua lagi Barat dan Timur. Tetapi, apiknya bukan hanya PSDS, melainkan bertambah tiga kabupaten luar Jawa sebagai pendatang baru: Persmin Minahasa, Persegi Gianyar, dan Persibom Bolaang Mongondow.
 
Persiwa Wamena mulai memasuki kancah supremasi liga semusim kemudian. Stadion Pendidikan di kawasan pegunungan Papua menukar tempat Persibom yang terdegradasi.
 
Namun, pada 2008 berlaku verifikasi dari badan pengelola liga. Imbasnya, Persmin tergusur, sebab dinilai tidak memenuhi syarat. Dari semua klub kabupaten sebelumnya, tinggal Persiwa sendirian yang bertahan.

Berseteru lalu Dibekukan

PSAP Sigli datang hanya numpang lewat pada musim 2011 -- 2012. Saat bersamaan, kompetisi terbelah dua karena liga tandingan dihelat oleh kelompok pembangkang PSSI.
 
Pada 2014, posisi klub kabupaten luar Jawa sudah kosong. Mitra Kukar dan Bali United mengisi kekosongan itu satu musim berikutnya. Kendati liga terhenti lantaran PSSI dibekukan menteri Imam Nahrawi.
 
Belakangan Imam malah ditangkap KPK. Liga jalan terus, bebas merdeka, tanpa terkungkung kepentingan pemerintah.
 
Kemunculan Mitra Kukar lenyap pada 2018. Sebaliknya prestasi Bali United kian gemilang, bahkan sukses menjuarai Liga 1 2019.
 
Sejarah liga telah 26 tahun, baru dimeriahkan delapan klub kabupaten di luar Jawa. Pertumbuhan kabupaten tersebut dalam kompetisi utama di negeri ini hanya 0,3 per tahun. Tentu tidak sepadan -- istilahnya 'no apple to apple' -- dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi. Angka itu menunjukkan kesenjangan begitu tajam yang patut diperbaiki.
 
Padahal jauh dari ibu kota, rerata di kabupatenlah berpendar udara lebih sehat ketimbang Jakarta. Oksigen segar berguna sangat penting untuk hidup setiap manusia.
 
Jumlah kabupaten se-Indonesia sebanyak 415. Terbayangkan bila mayoritas kabupaten luar Jawa yang bermain di Liga 1. Potensi daerah akan melejit seiring kemajuan klub sepak bola setempat.
 
Terminal, stasiun, pelabuhan atau bandara meningkat standar kelayakannya. Penginapan dan hotel bertambah banyak buat menampung okupansi ramainya pencinta bola. Rumput rata menghijau cerah di stadion mewah bernuansa futuristik akan terhampar indah.
 
PSSI harus segera mengutamakan asas pemerataan sepak bola dan persepakbolaan secara merata bagi seluruh warga negara. Sepak bola dapat memeratakan perekonomian, terutama di luar Jawa. Klub yang berasal dari kabupaten tak boleh dikesampingkan lagi.
 
Jangan dianggap sepi.
 
Video: Jorge Lorenzo Siap Balapan Lagi Bersama Yamaha
 

(ASM)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif