Nizhny Novgorod: Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli belum menentukan susunan starting line-up untuk lag melawan Kroasia, Kamis 21 Juni. Ini tidak seperti laga pertama.
Sampaoli secara mengejutkan mengumumkan susunan pemainnya untuk menghadapi Islandia pada konferensi pers 24 jam sebelum pertandingan tersebut. Hasilnya, mereka ditahan imbang 1-1. Akan tetapi, dia mengklaim langkah itu bukan tanda tidak hormat terhadap debutan Islandia.
Dalam konferensi pers menjelang pertemuan dengan Kroasia, Sampaoli mengatakan: "Saya tidak bisa memberi Anda daftar karena kami belum memutuskannya."
Eks pelatih Sevilla itu melanjutkan untuk membahas masalah pemilihan pemain utama yang dia pertimbangkan.
"Pihak lawan memiliki banyak pilihan, terutama dalam serangan, jadi kami harus memulai dengan rencana tertentu tetapi kemudian tetap fleksibel," tambah Sampaoli.
"Perubahan yang saya buat mungkin mencerminkan perubahan dalam sistem yang mungkin memberi kami tingkat fleksibilitas tambahan. Apa yang paling penting bagi kami adalah untuk menjadi kuat di belakang sehingga kami dapat mengembangkan serangan kami dengan lancar. Kami juga mencari untuk lebih efisien di kotak penalti," sambungnya.
Setelah membela pemain bintang Lionel Messi atas kegagalannya mengkonversi penalti melawan Islandia, Sampaoli menunjukkan bahwa pemain depan Barcelona itu sangat penting dalam perencanaannya untuk pertandingan Kroasia.
"Idenya adalah untuk menemukan ruang di mana Messi tidak menemukan dirinya dikelilingi. Itulah salah satu ide utama yang kami miliki sebagai tim," jelasnya.
"Jika dua atau tiga pemain menempel Messi, akan ada pemain lain yang akan bebas. Ini akan menciptakan ruang dan peluang, jadi kami ingin memiliki pemain yang dapat mengambil keuntungan, seperti halnya dengan Islandia ketika ada banyak pemain di sekitarnya."
"Kami berharap ini berjalan dalam beberapa hari terakhir sehingga Leo dapat menggunakan kualitas yang dia miliki dan jika dia tidak bisa mengekspresikan dirinya semoga pemain lain bisa," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KRS)
