Kumpulan Rekor yang Tercipta saat Fase Grup
Reaksi Toni Kroos usai Jerman ditumbangkan Korea Selatan (Foto: AFP PHOTO / BENJAMIN CREMEL)
Jakarta: Piala Dunia 2018 telah menyelesaikan fase penyisihan grup. Enam Belas negara dipastikan melenggang ke tahap knock out.

Sebelum Anda melihat delapan pertandingan pada fase 16-besar nanti, ada baiknya untuk melihat rekor-rekor yang terpatahkan sepanjang fase grup.

Bisa dikatakan Piala Dunia 2018 kali ini tak henti-hentinya menciptakan sejarah. Baik itu hadirnya sejarah baru dengan penggunaan Video Assistant Referee (VAR), hingga pematahan rekor yang dilakukan tim, maupun pemain.


Seperti halnya yang dilakukan Cristiano Ronaldo. Aksi CR7 seorang diri saja telah menghadirkan sejumlah catatan menarik. Baik itu menyamai rekor yang pernah ada, maupun mematahkan rekor yang telah usang.

Klik di sini: Statistik Menarik Penyisihan Grup Piala Dunia 2018

Membicarakan Ronaldo tak lengkap kalau tidak menyinggung Lionel Messi. Bersama Argentina, pemain berjuluk La Pulga ini juga tak ketinggalan mencetak rekor. Seperti catatan dribel terbanyak dengan mematahkan rekor pendahulunya, Diego Armando Maradona.

Tak hanya pemain familiar sepert Ronaldo dan Messi yang mencetak rekor. Beberapa pemain tak terkenal juga mencuri perhatian pada Piala Dunia kali ini.

Seperti yang dilakukan oleh kiper Mesir Essam El Hadary. Selain dia menjadi pemain tertua denga 45 tahun. Penampilannya kian istimewa karena berhasil mematahkan tendangan penalti pemain Arab Saudi Farhad Al-Muwallad. Meski akhirnya Mesir takluk dari wakil Asia tersebut.

Berikut kumpulan rekor yang tercipta sepanjang fase grup:
-Denis Cheryshev menjadi pemain pengganti pertama yang berhasil mencetak gol di laga pembuka Piala Dunia.

-Rusia menjadi tim tuan rumah kedua yang berhasil meraih kemenangan besar di laga pembuka Piala Dunia. Sejauh ini, rekor kemenangan besar masih dipegang Italia pada Piala Dunia 1934. Ketika itu, mereka berhasil mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 7-1.

- Prancis dan Australia mencetak masing-masing satu gol lewat tendangan penalti. Menariknya, gol tersebut hanya berjarak empat menit tujuh detik. Ini menjadi gol balasan penalti dengan jarak waktu terpendek pertama yang terjadi di pertandingan Piala Dunia.

-Jepang mampu mengalahkan Kolombia. Kemenangan Jepang, menjadi kemenangan untuk Asia. Sebab itu menjadi pertama kalinya tim dari Asia mampu mengalahkan wakil dari Amerika Selatan.

-Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak di level timnas untuk pemain Eropa. Ia mengalahkan legenda sepak bola Hungaria, Farenc Puskas. Ronaldo kini mengoleksi 85 gol.

-Ronaldo menjadi pemain keempat yang mampu mencetak gol di empat gelaran Piala Dunia. Dia juga menjadi pemain kedua yang mencetak gol dalam sembilan turnamen besar.

-Dalam laga kontra Spanyol, Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick ke gawang La Furia Roja. Selain itu ia juga menjadi pemain ketiga Portugal yang mencetak hattrick, dan merupakan pemain tertua yang menciptakan hattrick di ajang Piala Dunia.

-Pada Senin 25 Juni lalu, Piala Dunia 2018 mencatatkan sejarah. Eksekusi penalti yang dilakukan Ronaldo ke gawang Iran menjadi penalti ke-19 yang terjadi pada putaran Piala Dunia. Momen itu menandai patahnya rekor 18 kali penalti dalam satu turnamen.

-Messi menjadi pemain pertama yang mencetak gol di Piala Dunia saat berusia remaja, saat usia 20 tahunan, dan di usia 30 tahunan.

-Messi mnyelesaikan tujuh kali melewati lawan pada pertandingan menghadapi Nigeria. Catatan itu menambah koleksi menjadi 107 kali melewati lawan di Piala Dunia, sekaligus membawanya mengalahkan rekor Maradona yang mengoleksi 105 kali melewati lawan.

-Essam El Hadary mencatatkan rekor dengan menjadi pemain tertua di Piala Dunia dalam usia 45 tahun 161 hari. Menepis sepakan Al Muwallad juga menjadikannya pemain tertua yang menggagalkan eksekusi penalti.

-Sejarah untuk Jepang setelah menjadi tim pertama yang lolos ke fase 16-besar berdasarkan perhitungan fair play.

-Jerman menjadi korban kutukan terbaru juara bertahan yang gugur di fase grup Piala Dunia. Sebelumnya ada Prancis, Italia, dan Spanyol.

Klik di sini: Barcelona Bukan Tim yang Diandalkan Messi saat Main PlayStation

Selain itu, kehadiran VAR juga membantu terciptanya rekor baru. Lalu apa saja yang terjadi ketika Piala Dunia untuk pertama kalinya menggunakan bantuan VAR.

-VAR pertama kali benar-benar digunakan pada laga Portugal vs Spanyol. Ketika itu wasit yang memimpin laga, Gianluca Rocchi menggunakan VAR untuk menegaskan gol Diego Costa ke gawang Portugal.

-Penalti pertama yang berdasarkan keputusan VAR terjadi pada lag Prancis vs Australia, 16 Juni. Ketika itu Antoine Griezmann mengeksekusi dengan baik penalti ke gawang Socceroos.

-Pada 25 Juni, tercatat ada 20 penalti yang terjadi. Menariknya saat itu delapan penalti terjadi karena keterlibatan VAR.

-Inggris, Australia, dan Arab Saudi menjadi deretan negara terbanyak ketika itu yang mendapatkan hadiah penalti. Ketiga negara tersebut masing-masing mendapatkan dua penalti.

-Selain penalti, di Rusia juga terpatahkan rekor gol bunuh diri terbanyak dengan jumlah tujuh kali. Mematahkan rekor enam gol bunuh diri yang terjadi pada Piala Dunia 1998. Dan dengan masih menyisakan 22 laga tersisa, bukan tak mungkin rekor buruk tersebut bakal bertambah.

-Edson Alvarez menjadi pemain ketujuh yang mencetak gol ke gawang sendiri. Aib itu ia lakukan ketika Meksiko takluk 0-3 dari Swedia.

Warga Rusia: Kami Sangat Bangga




(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id