Inggris menciptakan lebih banyak peluang sejak awal babak pertama lewat ancaman Jese Lingard dan Harry Kane. The Three Lions memang bermain dominan dengan penguasaan bola hingga 61 persen.
Selain penguasaan bola, Inggris jauh lebih unggul dalam soal serangan mengarah ke gawang. Terbukti, Tunisia hanya mencatatkan satu tembakan on target, Sementara Inggris membuat delapan on target.
Sempat unggul cepat sejak menit ke-11 lewat gol Kane, Inggris harus kecolongan sebuah gol penalti pada menit ke-35 lewat sontekan Ferjani Sassi. Tidak ada gol balasan hingga turun minum.
Gol kemenangan Inggris baru tercipta pada menit injury time atau tepatnya 90+1. Kane kembali menjadi aktor setelah sukses meneruskan sundulan Harry Maguire yang menerima umpan sepak pojok.
"Saya senang dengan cara kami menjaga permainan meski waktu pertandingan semakin menipis. Kami tetap sabar, kami tidak hanya mengumpan asal ke kotak penalti," kata Southgate kepada BBC Sport.
"Kami membuat beberapa peluang emas, terutama pada babak pertama. Kami mendominasi pada babak kedua. Kami kuat dalam permainan kami. Bahkan jika kami kelelahan, kami tetap bangga," sambungnya.
Inggris sementara berada di urutan kedua klasemen grup G. Mereka hanya kalah produktivitas gol dari Belgia yang sebelumnya sukses menggilas Panama tiga gol tanpa balas.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
