Selebrasi Gol Shaqiri dan Xhaka Menuai Kontroversi
Selebrasi gol Xherdan Shaqiri. (Foto: Twitter)
Kaliningrad: Pemain tengah Swiss, Xherdan Shaqiri, mengaku tidak memiliki maksud tertentu dalam selebrasi golnya ke gawang Serbia. Menurutnya, itu hanya luapan emosi dan tidak sepantasnya untuk dibahas.

Shaqiri menjadi penentu kemenangan dalam laga kedua Grup E Piala Dunia 2018 tersebut. Berkat golnya, Rossocrociati--julukan Swiss sukses membalikkan keadaan menjadi 1-2 dan makin berpeluang menuju babak 16 besar.

Klik: Arti Tangisan Neymar Usai Brasil Kalahkan Kosta Rika


Saking senang bisa mencetak gol, Shaqiri langsung melakukan selebrasi dengan gerakan yang tidak biasa, yakni membentuk tangan seperti lambang burung di bendera Albania serta bertelanjang dada.

Sebelum Shaqiri memastikan kemenangan Swiss, Granit Xhaka yang mencetak gol penyeimbang juga melakukan selebrasi dengan gerakan yang hampir sama. Mungkin, bedanya hanya tidak bertelanjang dada saja. 

Klik: Perkembangan Pemulihan Cedera Neymar

Seusai laga, awak media langsung bertanya kepada Shaqiri apakah selebrasi itu ada hubungannya dengan konflik Serbia-Kosovo? Menanggapi itu, ia hanya bisa menjawab sangat senang bisa menaklukkan Serbia.

"Saya rasa, saya tidak mau membicarakan hal itu. Sepak bola ini memang penuh emosi," ujar Shaqiri seperti dikutip Sportsmole.

"Apa yang Anda lihat tadi hanya luapan perasaan saya yang senang bisa mencetak gol. Kita tidak harus membicarakan selebrasi itu," pungkas pemain yang juga membela Stoke City. 

Meski sudah berstatus sebagai warga negara Swiss, sejatinya Shaqiri dan orang tua Xhaka terlahir di Kosovo yang sempat memiliki konflik berdarah dengan Serbia. (sportsmole)





(KAU)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id