Eden Hazard (kiri) dan Neymar (kanan) (Foto: AFP PHOTO / Patrik STOLLARZ / Odd ANDERSEN)
Eden Hazard (kiri) dan Neymar (kanan) (Foto: AFP PHOTO / Patrik STOLLARZ / Odd ANDERSEN)

Prediksi Brasil vs Belgia: Final Prematur Para Generasi Muda

Bola timnas brasil piala dunia 2018 timnas belgia
M. Rizky Adhestian • 06 Juli 2018 15:14
Kazan: Mengerucutnya para pejuang Piala Dunia 2018 pada perempat final membuat laga-laga akbar tidak bisa dihindari. Veteran sepak bola Amerika Latin, Brasil, akan ditantang generasi emas Eropa, Belgia.
 
Laga Brasil kontra Belgia akan menghadirkan perang bintang yang memberikan nuansa seperti partai final. Kedua tim sukses mengalahkan lawan-lawan mereka tanpa harus terseret-seret ke babak tambahan maupun adu penalti.
 
Selecao membungkam Meksiko 2-0 pada babak 16 besar 2 Juli lalu. Mega bintang mereka, Neymar da Silva, mencuri perhatian pada laga tersebut dengan satu gol dan satu assistnya untuk gol Roberto Firmino.

Baca:Jadwal Pertandingan Piala Dunia Malam Ini

Selain Neymar, Tim Samba memiliki bintang-bintang muda lainnya yang sudah terbukti tajinya. Nama-nama seperti Philippe Coutinho, Douglas Costa, Casemiro, Gabriel Jesus, dan AlissonBecker seakan memberikan garansi bagi Brasil.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Brasil dipastikan tidak akan diperkuat Casemiro lantaran masih menjalani hukuman akumulasi kartu. Sementara itu, Douglas Costa, Marcelo, Paulinho, dan Danilo diragukan kondisinya setelah mengalami cedera.
 
Belgia mungkin menempuh jalan yang lebih terjal dari Brasil untuk mencapai perempat final. The Red Devils sebelumnya bersusah payah mengalahkan Jepang pada babak 16 besar.
Eden Hazard cs sempat tertinggal oleh dua gol cepat Jepang. Namun, kondisi itu membuat mental para generasi emas Belgia yang sempat dipertanyakan, diuji penuh.

Baca:Marcelo Siap Diturunkan Kontra Belgia

Skuat asuhan Roberto Martinez tersebut langsung membalas dengan dua gol cepat setelah memasukkan dua subtitusi untuk mengubah skema. Ketika pertandingan sudah memasuki detik-detik terakhir, Belgia membuat kejutan.
 
Mental baja dan usaha mereka yang tiada henti membuat sebuah serangan balik fantastis. Bermula dari sepak pojok Jepang, Kevin De Bruyne yang menjadi dirigen memberikan bola ke sisi kanan untuk Thomas Meunier, sampai akhirnya bola diumpan silang dan disambar Nacer Chadli. Belgia menang dramatis 3-2 atas Jepang.
 
Kedua tim sama-sama punya karakter sepak bola menyerang dengan gaya mereka masing-masing. Namun, absennya beberapa penggawa utama Brasil bisa sedikit menguntungkan Belgia dalam duel yang seimbang ini.
 
Head-to-head
 
Ini akan menjadi pertemuan kelima Belgia dengan Brasil. Belgia memenangkan pertemuan pertama pada laga persahabatan di tahun 1963. Namun, tiga pertemuan setelahnya berakhir dengan kemenangan Brasil. Teranyar, Brasil menang 2-0 di perempat-final Piala Dunia 2002.
 
Pemain Kunci
 
Neymar
 
Torehan dua gol dan satu assist di Piala Dunia 2018 sejauh ini seakan lebih dari cukup untuk membuat Neymar menjadi sangat ditakuti. Menjadi pemain yang paling sering dilanggar, Striker berusia 26 tahun tersebut terbukti bukan lawan yang mudah untuk dikawal.
 
Neymar musim lalu berkiprah bersama Paris Saint-Germain sudah digadang-gadang sebagai pemenang Ballon d'Or berikutnya. Meski sempat terkendala cedera serius pada paruh musim, kontribusinya jelas saat membantu PSG memenangi titel Ligue 1, Coupe de La Ligue, dan Coupe de France 2017--2018. Ia mencetak 28 gol dan 16 assist dalam 30 penampilan di seluruh kompetisi.
 
Philippe Coutinho
 
Tidak pernah absen dari starting line-up Brasil, adalah bukti bahwa Tite menaruh kepercayaan penuh pada Philippe Coutinho. Gelandang Barcelona itu juga menorehkan prestasi setara dengan Neymar yaitu dua gol dan satu assist.
 
Coutinho menjadi pengatur serangan Brasil dengan kecerdikannya memberikan umpan-umpan matang. Akurasi dribel dan tendangan jarak jauh juga menjadi senjata utama eks pemain Liverpool tersebut.
 
Eden Hazard
 
Kekuatan serangan Belgia banyak bertumpu pada Eden Hazard. Pergerakan mematikannya kerap mengundang banyak pemain lawan untuk menahannya, sehingga membuat ruang pemain Belgia lain terbuka.
 
Secara angka, Hazard lebih unggul dari duo Neymar-Coutinho. Gelandang Chelsea tersebut mencetak dua gol dan dua assist dalam tiga laga. Itu membuat Hazard sempurna sebagai playmaker maupun striker.
 
Romelu Lukaku
 
Kehadiran Lukaku di lini depan Belgia terbukti berdampak sangat efektif dengan torehan empat gol dalam tiga laga. Meski gagal mencetak gol pada laga terakhir melawan Jepang, ia mampu menyulitkan lini pertahanan Samurai Biru berkali-kali dalam duel udara.
 
Lukaku saat ini berada di urutan kedua dalam perebutan sepatu emas Piala Dunia 2018. Striker berusia 25 tahun itu hanya tertinggal satu gol dari Harry Kane. Posisinya juga aman setelah Cristiano Ronaldo yang juga mengoleksi empat gol resmi tersingkir bersama Timnas Portugal.
 
Prakiraan Susunan Pemain
 
Brazil: Alisson Becker; Marcelo, Joao Miranda, Thiago Silva, Fagner; Philippe Coutinho, Fernandinho, Paulinho; Neymar, Willian, Firmino.
 
Belgia: Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Vincent Kompany, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Kevin De Bruyne, Axel Witsel, Yannick Carrasco; Eden Hazard, Dries Mertens, Romelu Lukaku.
 
Prediksi medcom.id: 45 - 55
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi