Moskow: Lionel Messi tidak yakin jika Piala Dunia 2018 akan menjadi yang terakhir baginya. Dia mengatakan itu tergantung pada penampilan Argentina di Rusia tahun ini.
Messi akan memimpin Argentina sekali lagi dalam usaha mencari trofi internasional pertamanya. Abiceleste akan membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2018 dengan menghadapi Islandia, Sabtu 16 Juni malam WIB.
Piala Dunia 2018 disebut-sebut akan menjadi yang terakhir bagi Messi karena usianya sudah 30 tahun. Akan tetapi, dia mengungkapkan bahwa akan tergantung pada bagaimana Argentina tampil di Piala Dunia edisi tahun ini di Rusia.
"Dalam empat tahun ini kami mengalami perubahan penting. Selain itu, sangat sulit bagi kami untuk lolos ke Rusia, kami hanya bisa mendapatkannya di pertandingan terakhir di Quito (melawan Ekuador)," katanya seperti dikutip dari La Nacion.
"Namun, ketahuilah bahwa kami tiba di Moskow dengan tenang dan sangat antusias, bersemangat untuk memulai segalanya. Kami mempersiapkan dengan sangat baik pekan ini. Kami memiliki pemain hebat dan kami akan bertarung di setiap pertandingan," lanjutnya.
"Mereka bertanya apakah itu akan menjadi Piala Dunia terakhir saya dan saya tidak tahu. Saya tidak memikirkannya sekarang. Tentunya itu akan tergantung pada bagaimana kami melakoninya tahun ini, bagaimana kami menyelesaikan turnamen," tegasnya.
Messi sangat bernafsu untuk bisa meraih gelar bersama Argentina. Satu hal yang belum bisa dia dapatkan sejauh ini dalam kariernya yang gemilang bersama Barcelona. Dia sejauh ini hanya mampu membawa Albiceleste menjadi runner-up di Piala Dunia 2014 dan tiga Copa Americas (2007, 2015, dan 2016).
Bahkan, bintang Barcelona itu mengatakan dia siap menyerahkan lima gelar Ballon d'Or miliknya untuk ditukar dengan satu gelar bersama Argentina.
"Saya sudah mengatakan bahwa saya akan bersedia mengganti Ballon d'Or untuk gelar dengan tim nasional," pungkas Messi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KRS)
