Brasil vs Meksiko

Fakta yang Mengiringi Kesuksesan Brasil Menyingkirkan Meksiko

A. Firdaus 03 Juli 2018 00:16 WIB
piala dunia 2018
Fakta yang Mengiringi Kesuksesan Brasil Menyingkirkan Meksiko
Momen ketika Neymar da Silva Jr menyambut bola hasil umpan Willian (Foto: AFP/ BENJAMIN CREMEL)
Samara: Brasil melanjutkan tren buruk Meksiko yang selalu tersingkir pada fase 16-besar dalam tujuh gelaran beruntun Piala Dunia. Kepastian itu terjadi ketika hasil 2-0 untuk kemenangan Brasil terpampang di papan skor Samara Arena, Senin 2 Juli.

Tim Samba butuh 50 menit untuk bisa membobol gawang Meksiko yang sebelumnya memberikan perlawanan. Tepat pada menit ke-51, Brasil akhirnya mencetak gol melalui kaki Neymar da Silva Jr.

Selepas itu, penampilan Meksiko lebih mudah ditembus Brasil. Sehingga pada menit ke-88 Roberto Firmino yang datang dari bangku cadangan ikut menyumbang gol kedua Selecao ke gawang Meksiko.


Dengan hasil ini, Brasil akan menunggu pemenang antara Belgia menghadapi Jepang yang baru akan dimainkan kurang dari sejam. Sementara Meksiko, kembali harus angkat koper menyusul Portugal, Argentina, Spanyol, dan Denmark.

Berikut fakta menarik usai Brasil kontra Meksiko:
-Meksiko boleh saja gugur, tapi kiper mereka Guillemo Ochoa kembali mencetak hasil fantastis. Selama Piala Dunia ini, kiper Standard Liege ini telah mencatatkan 25 kali penyelamatan.

-Khusus melawan Brasil, Ochoa mencetak delapan penyalematan. Masih lebih sedikit ketimbang penampilannya menghadapi Jerman. Ketika itu Ochoa berhasil mengagalkan sembilan peluang emas Der Panzer.

-Meksiko telah tereleminasi dalam tujuh gelaran Piala Dunia secara beruntun pada fase 16 besar (1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014 & 2018).

-Neymar telah mencetak enam gol dalam 38 kali tembakan selama bermain di Piala Dunia.

-Rafaal Marquez (39 tahun 139 hari) menjadi pemain tertua yang tampil di fase knock out Piala Dunia sejak Stanley Matthews (39 tahun 145 hari) pada Piala Dunia 1954 di laga antara Inggris kontra Uruguay.

-Neymar menyusul Kylan Mbappe dan Edinson Cavani sebagai pemain PSG yang mampu mencetak gol di fase 16-besar Piala Dunia. Bedanya, Neymar masih kalah dengan Mbappe dan Cavani yang sama-sama mencetak dua gol.

-Tite telah menangani Brasil dalam 25 pertandingan. Bersamanya, Brasil telah mencetak 20 kemenangan, empat imbang, dan sekali kalah. Selain itu 54 gol telah diciptakan para penggawanya dengan 19 kali tampil tanpa kebobolan dan enam kali kebobolan.

Preview Belgia vs Jepang




(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id