Ronaldo dan Portugal ujian pertama Jerman.(foto:AFP/Francisco Leong)
Ronaldo dan Portugal ujian pertama Jerman.(foto:AFP/Francisco Leong)

Jelang Jerman vs Portugal

Portugal "Reality Check" Pertama Jerman

Bola Piala Dunia grup g pd14
Fitra Iskandar • 16 Juni 2014 14:54
medcom.id: Tiga gol Sergio Conceicao menekuk Jerman di Piala Eropa 2000. "Der Panzer", sebutan Jerman, ketika itu tak sekalipun sukses merobek pertahanan "Selecao" yang dikawal kiper Paulo Sousa.
 
Di ajang tersebut Jerman memang gagal total. Tidak hanya kalah dari Portugal, "Der Panzer" yang masih diperkuat Lothar Matthaus, Dietmar Hamann, Oliver Khan dan Carsten Jancker tak pernah menang di tiga pertandingan babak grup. Jerman pun menghuni posisi juru kunci di bawah Portugal, Rumania dan Inggris.
 
Jerman kembali bersua Portugal enam tahun berselang di Piala Dunia 2006. Pada kesempatan itu, "Der Panzer" gantian mengalahkan Portugal dengan skor 3-1.
 
Dua bentrokan setelah itu, Jerman juga selalu tampil sebagai pemenang. Masing-masing ketika di Piala Eropa 2008 (2-3) dan terakhir di Piala Eropa 2012 (1-0).

Jerman seperti bangkit di pentas sepakbola dunia. Itu dimulai sejak Piala Dunia 2010. Philipp Lahm dan kawan-kawan hanya mampu meraih juara tiga, tetapi kekuatan yang mereka tunjukkan membuka mata publik akan potensi besar mereka dalam dua atau empat tahun kedepan. Skuat Joachim Loew ini juga disanjung habis-habisan media-media Jerman.
 
Dengan pilar-pilar seperti Shami Khedira, Mesut Oezil, Philipp Lahm, Thomas Muller, Jerman diprediksi menjadi kekuatan besar di Piala Eropa 2012 atau Piala Dunia 2014.
 
Di Piala Eropa dua tahun lalu, prediksi itu belum menemukan bukti sahih. Jerman gagal menembus fase final karena disingkirkan Italia 1-2.
 
Kepercayaan diri publik "Die Mannschaft" yang membuncah setelah Jerman sukses menyingkirkan Inggris dan Argentina di Piala Dunia 2010, akan kembali dibenturkan dengan "reality check" di Brasil 2014.
 
Portugal akan menjadi batu ujian pertama untuk pasukan Joachim Loew dan Cristiano Ronaldo akan menjadi sosok yang berpotensi mengganggu kampanye Jerman itu. Namun, kondisinya saat ini masih diragukan.
 
Bila Portugal tak menyertakan Ronaldo pada laga pertama, Jerman bisa sedikit lega. Portugal tanpa Ronaldo memang sedikit tumpul. Terbukti di dua laga persahabatan melawan Yunani dan Meksiko, Portugal kesulitan membukukan gol.
 
Situasi sedikit berubah ketika menghadapi Republik Irlandia. Di laga persahabatan terakhir menjelang Piala Duia itu, Portugal menang banyak, 5-1.
 
Secara keseluruhan, kemampuan teknik amunisi Portugal boleh dibilang tak semengkilap Jerman. Sebab itu, pada laga yang akan digelar di  Salvador, Bahia, nanti malam itu, Jerman diprediksi akan lebih banyak melakukan penguasaan bola untuk menekan.
 
Portugal sejauh ini kuat dalam serangan balik. Terutama bila Ronaldo benar-benar dimainkan, lini belakang Loew harus memasang kewaspadaan ekstra tinggi, karena peraih Ballon d'Or 2013 itu sangat klinis dan terkenal eksekutor yang mematikan. Kecepatan dan akurasi tembakannya bisa membatalkan pesta Jerman di akhir pertandingan.
 
Di Grup G, Jerman digadang-gadang sebagai tim favorit. Setelah menghadapi Portugal, jerman harus menghadapi Ghana pada 22 Juni 2014, dan di partai terakhir, bersua Amerika Serikat pada 26 Juni 2014.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(FIT)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan