NEWSTICKER
Luka Jovic (Foto: AFP/Oscar Del Pozo)
Luka Jovic (Foto: AFP/Oscar Del Pozo)

Wabah Virus Korona

Apologi Luka Jovic soal Isolasi di Serbia

Bola liga spanyol real madrid Virus Korona virus corona
Patrick Pinaria • 20 Maret 2020 10:17
Belgrade: Striker Real Madrid Luka Jovic dikecam Pemerintah Serbia karena melanggar instruksi isolasi terkait pencegahan virus korona (covid-19). Saat diminta tetap tinggal di rumah, pemain 22 tahun tersebut malah berpesta di sekitar jalan Beograd.
 
Jovic tak terima dituding melanggar instruksi pemerintah. Sebaliknya, eks penyerang Eintracht Frankfurt itu malah menyemprot balik pemerintah. Menurutnya, ia tidak mendapat instruksi konkret dari pemerintah terkait isolasi.
 
"Setelah melihat situasi sangat sulit di seluruh dunia, termasuk di negara kami dalam beberapa waktu terakhir, saya harus berbicara dan mengirim dukungan kepada semua orang," tulis Jovic dalam keterangan foto yang dipajang di akun instagram miliknya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Pertama, saya sangat menyesal menjadi pokok pembicaraan akhir-akhir ini. Saya menyesal karena saya terus menerus ditulis dan bukan orang-orang berperan dalam memerangi krisis saat ini, siapa dokter dan semua yang bekerja dalam kesehatan," lanjutnya.
 
"Di Madrid, hasil tes covid-19 saya negatif. Jadi saya memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Serbia, untuk membantu dan mendukung orang-orang kami dan juga dekat dengan keluarga saya setelah mendapat izin klub. Setelah tiba di Serbia, saya dites lagi dan hasilnya negatif," tutur Jovic.
 
"Saya sangat menyesal beberapa orang tidak melakukan pekerjaan mereka secara profesional dan belum memberi saya instruksi konkret tentang bagaimana langkah-langkah dalam isolasi untuk saya," imbuhnya.
 
Jovic memutuskan kembali ke Serbia pada pekan lalu. Keputusan itu diambilnya setelah kompetisi La Liga Spanyol musim 2019--2020 diberhentikan sementara karena wabah virus korona yang semakin meluas di dunia, termasuk di Spanyol.
 
Spanyol menjadi salah satu negara terbanyak mencatatkan kasus korona. Total, lebih dari 17.000 jiwa yang kejangkitan virus memastikan tersebut. Sebanyak 767 orang di antaranya meninggal gara-gara virus asal Wuhan itu. (Sportsmole)
 

Video: Piala AFC Tunda Seluruh Pertandingan Fase Grup
 

 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif