Luka Jovic saat diperkenalkan Real Madrid (Foto:  PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)
Luka Jovic saat diperkenalkan Real Madrid (Foto: PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Kisah Hidup Luka Jovic, Bomber Baru Real Madrid

Bola liga spanyol real madrid bursa transfer pemain
Muhammad Al Hasan • 18 Juli 2019 06:10

Saudarinya yang berjuang untuk sembuh dari Leukimia menjadi motivasi Luka Jovic untuk meniti karier di dunia sepak bola. Sekarang, ia harus membuktikan kualitasnya di Real Madrid.


Madrid: Striker anyar Real Madrid Luka Jovic membeberkan hal yang paling memotivasinya menjadi pesepakbola top dunia. Ia menceritakan bahwa saudarinya yang seorang penderita kanker darah (Leukimia) merupakan "bahan bakar" nya dalam berjuang di dunia sepak bola.
 
"Ketika saudara perempuan saya mengalahkan penyakitnya, itu memberi saya api untuk berhasil. Saya ingin menjadi pemenang seperti dia," kata striker 21 tahun asal Serbia itu dikutip Marca.
 
Kisah itu berawal saat usia Jovic baru 10 tahun. Saudara kandung perempuannya itu sakit keras. Ia divonis menderita Leukimia.

Baca:Jadwal Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022


Keluarga Jovic yang berlatar belakang ekonomi menengah kala itu goncang. Bahkan ayah dan ibunya sempat berpisah demi fokus ke pengobatan saudaranya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Dan inilah saat yang menandai hidup kita. Para dokter mengetahui bahwa dia menderita leukemia, dan dia keluar-masuk rumah sakit untuk waktu yang lama. Ibuku harus berhenti mengelola supermarket untuk menjaganya," urai Jovic membuka cerita.
 
"Untuk keseluruhan tahun, keluarga kami berpisah, aku tinggal bersama ayah dan kakekku, pergi ke dan dari sesi pelatihan di Red Star Belgrade, sementara ibuku tinggal bersama saudara perempuanku," lanjutnya.
 
Pengobatan saudarinya itu memakan waktu cukup lama. Dan itu cukup berdampak pada stabilitas ekonomi keluarga Jovic. Mereka sempat kesulitan bertahan hidup. Namun, sesuai kata pepatah, "Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak mampu kita diatasi."
 
Pada suatu ketika, Jovic menerima kabar gembira. Berkat kesabaran dan perjuangan keras, saudarinya dinyatakan sembuh dan selamat dari kanker darah.
 
"Suatu hari, ketika dia memberi saya tumpangan pulang dari pelatihan, ayah saya berhenti dan menjemput paman dan sepupu saya. Saya tidak tahu apa yang terjadi pada awalnya, tetapi kemudian saya menyadari bahwa kami memiliki perayaan besar," lanjut dia.
 
"Kami pulang ke rumah dan saya ingat saudara perempuan saya mengenakan topi kertas ini, seperti hari ulang tahunnya. Mereka memberi tahu kami bahwa dia sudah sembuh. Dan itu adalah perasaan yang luar biasa, mengetahui bahwa dia akan baik-baik saja, karena kami sudah sangat ketakutan untuk waktu yang lama," ungkap dia.
 
Berangkat dari perjuangan saudarinya itu, Jovic mengusung motivasi yang sama saat menempa karier sepak bola. Ia tidak mau kalah dan selalu ingin jadi pemenang.
 
Koleksi 25 gol dalam 54 laga yang ditorehkannya untuk Eintracht Frankfurt pada musim lalu menjadi bukti. Jovic pun sukses membuat klub tersukses di dunia, Real Madrid terpincut dan memboyongnya ke Santiago Bernabeu.
 
"Saya lahir di sebuah desa kecil di Serbia dengan 105 rumah, tempat yang mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya," katanya.
 
"Ke mana cerita ini akan terjadi selanjutnya? Apa yang akan saya capai? Apa akhirnya? Saya tidak tahu, tetapi saya memiliki mimpi yang sangat besar," lanjut dia.

Baca juga:Hasil Undian Kualifikasi Piala Dunia 2022: Indonesia Satu Grup Dengan Unggulan Asia Tenggara


"Saya sangat bersemangat untuk datang ke Real Madrid, dan sekali lagi, saya ingin terima kasih kepada klub dan para pendukung Eintracht Frankfurt karena membuat saya merasa di rumah selama dua tahun terakhir," pungkas dia.
 
Jovic direkrut Madrid dengan nilai transfer 60 juta Euro (Rp941 miliar) dan diikat kontrak selama enam tahun. Meski dibeli dengan mahar cukup tinggi dan punya rekor apik di klub terdahulunya, Jovic tak lantas mendapatkan tempat utama di skuat Madrid arahan Zinedine Zidane.
 
Ia masih harus bersaing dengan bomber kawakan, Karim Benzema untuk bisa jadi penyerang utama Madrid dan bermain bersama bintang-bintang top dunia macam, Gareth Bale, Sergio Ramos dan Eden Hazard yang baru direkrut dari Chelsea.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Neymar disebut Ingin Hengkang Sejak Copa America

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif