Review Serie-A Pekan ke-11: Inter <i>On Fire</i>
Roberto Gagliardini merayakan gol yang dicetaknya saat Inter mencukur Genoa 5-0 di Giuseppe Meazza (Foto: AFP/Miguel MEDINA)
Sembilan kemenangan dalam sepuluh laga terakhir diraih Inter Milan pada musim ini. Terkini mereka melumat Genoa dengan skor 5-0 pada giornata ke-11 Liga Italia Serie-A.

Hasil yang membuat pasukan Luciano Spalletti ini bertengger di posisi kedua. Mereka unggul agresivitas gol dengan Napoli yang memiliki poin sama dan tertinggal enam poin dari pimpinan klasemen sementara, Juventus.

Melihat performa Inter yang sedang on fire ini, seharusnya tak mengagetkan. Sebab pada 16 laga awal Serie-A musim lalu, Nerazzurri bahkan belum pernah menelan kekalahan.


Ketika itu Inter sempat memuncaki klasemen pada pekan pertama, ke-15 dan 16. Sebelum akhirnya pada giornata ke-17 mereka menelan kekalahan perdana saat dipermalukan Udinese 1-3 di Giuseppe Meazza.

Bedanya pada musim ini, Inter sempat mengalami dua kekalahan atas Sassuolo 0-1 (pekan 1) dan Parma 0-1 (pekan ke-4). Usai kekalahan atas Parma, La Baneamata langsung tancap gas untuk bisa menguntit Nyonya Tua di posisi kedua.

Milan Menang Susah Payah Lagi
Lain Inter, lain pula rival sekota mereka, AC Milan. Pasukan Gennaro Gattuso ini memang meraih kemenangan, tapi tidak dengan cara mudah meski lawan yang dihadapi di atas kertas bisa diatasi.

Dalam tiga pertandingan terakhir Serie-A, Milan berhadapan dengan Sampdoria (3-2), Genoa (2-1), dan Udinese (1-0). Sayangnya Rossoneri agak kurang mendapatkan ritme permainan mereka. 

Bahkan pada saat menundukkan Udinese, Milan harus menunggu gol telat Alessio Romagnoli pada menit ke-90. Padahal si Zebra Kecil sedang mengalami tren buruk karena belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir.

Napoli dan Lazio Menang Besar
Selain Inter yang meraih kemenangan besar, hasil serupa juga didapat Napoli dan Lazio. Partenopei mampu mencukur Empoli dengan skor 5-1, sementara Lazio menjinakkan SPAL dengan skor 4-1.

Meski menang besar atas Empoli, toh Napoli justru turun satu peringkat ke posisi tiga. Itu karena mereka kalah agresivitas gol dengan Inter Milan, meski kedua klub sama-sama mengoleksi 25 poin.

Sementara Lazio seakan ingin move on dari kekalahan memalukan atas Inter pada giornata ke-10. Terbukti SPAL menjadi korban pelampiasan Elang Ibu Kota lewat penampilan ciamik dari Ciro Immobile yang mecetak gol pada laga yang berkesudahan 4-1 buat Lazio tersebut.

Juve Masih Kokoh
Walau ada tekanan dari performa menanjak Inter, Juve tetap fokus mempertahankan posisi mereka sebagai capolista. Terbukti kemenangan atas Cagliari pada Minggu dini hari lalu, membuat Juve tetap menjaga selisih enam poin dari para pesaing mereka.

Kemenangan 3-1 atas Cagliari ini tak lepas dari peran Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo. Terkhusus buat Ronaldo, meski tak mencetak gol, ia tetap berperan dalam kemenangan atas Cagliari ini setelah mempersembahkan assist dari gol Juan Cuadrado.

Kalahkan Korsel, Timnas Arab Saudi Juarai Piala Asia U-19 2018




(PAT)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id