Seperti diutarakan Presiden Torino, Urbano Cairo yang mengatakan Tavecchio tidak cocok mengisi jabatan orang tertinggi di federasi sepak bola Italia itu.
Bahkan Cairo membuka lembaran lama, di mana Torino dan AS Roma serta Juventus adalah klub yang menolak terpilihnya Tavecchio sebagai Presiden FIGC.
"Ketika dia terpilih pertama kali, saya tidak memberikan suara saya untuknya, maka saya memberikan pemilihan saya untuk melakukan pemilihan ulang," ujar Cairo kepada Gazzetta dello Sport, Kamis 16 November 2017.Klik di sini: Kumpulan Peristiwa Penting di Liga 1 Indonesia 2017
"Penilaian saya tentang dia positif, tapi bila Anda menghadapi zaman kegagalan seperti ini, pasti ada konsekuensinya. Anda tidak bisa terus berjalan, seolah tidak terjadi apa-apa," tegasnya.
Sebagai info, Tavecchio adalah sosok yang kontroversi di sepak bola Eropa. Pada 7 Oktober 2014 ia sempat dilarang beraktivitas selama enam bulan akibat komentar rasisnya. Pria berusia 74 tahun itu juga pernah tak diizinkan memegang posisi di UEFA dan dilarang mengikuti kongres UEFA pada Maret 2015.
Perjalanan Berliku Bhayangkara FC
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(FIR)
