Penyerang Inter Lautaro Martinez (kiri) menghindari adangan gelandang Juventus Blaise Matuidi-Foto: AFP/VINCENZO PINTO
Penyerang Inter Lautaro Martinez (kiri) menghindari adangan gelandang Juventus Blaise Matuidi-Foto: AFP/VINCENZO PINTO

Liga Italia

Legenda AC Milan Sebut Peluang Inter Scudetto Terbuka

Bola liga italia sepak bola serie a
Medcom • 02 Juni 2020 17:08
Menurut Sacchi, tim-tim yang memiliki strategi dan bukan hanya satu taktik, akan lebih baik.
 
Roma: Mantan pelatih Milan Arrigo Sacchi mengklaim Internazionale Milan memiliki jadwal pertandingan bagus dan tidak boleh dikesampingkan dari pertarungan perebutan Scudetto di Serie A.
 
Inter tertinggal sembilan poin di belakang Juventus dengan satu pertandingan lebih banyak di tangan. Tetapi Sacchi mengklaim bodoh jika mengesampingkan pasukan Antonio Conte dari perburuan gelar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  “Saya melihat daftar jadwal pertandingan dan bagi saya tampaknya jalan Inter cukup mudah. Saya pikir Conte dapat membawa mereka kembali untuk bertarung di puncak, bahkan jika Juve, untuk skuat yang tersedia, dan Lazio, untuk motivasi yang hebat, akan mulai dengan keuntungan."
 
“Faktor-faktor yang akan memengaruhi run-in, adalah persiapan dan ketakutan. Sebagai contoh konkret: Saya berharap [Stefano] Sensi dari Inter menjadi lebih cepat daripada [Romelu] Lukaku, yang memiliki otot raksasa."
 
Terkait akan dimulainya Liga Italia, pelatih Timnas Italia di Piala Dunia 1994 itu optimis dan berujar, "Melanjutkan permainan bisa menjadi sinyal untuk kembali normal," katanya kepada La Gazzetta dello Sport.
 
"Tetapi jika masalah terjadi (kembali pandemi, red) , demi Tuhan, mari kita berhenti."
 
Menurut Sacchi, kembalinya kompetisi sepak bola di Italia usai pandemi bisa berjalan lancar, jika ada 'keberanian, antusiasme, dan agresi'. Tiga kata kunci yang bisa membuat orang kembali bekerja.
 
Menurutnya, tim-tim yang akan memiliki strategi dan bukan hanya satu taktik, akan lebih baik. “Kolektif, saling membantu, karakter dan semangat tim."
 
Sepak bola tidak akan sama tanpa orang-orang di tribun. Tetapi menurut Sacchi pada saat yang sama, ia mengklaim, setiap tim bisa mengalahkan panas yang menderita, saat musim panas yang diprediksi melanda Italia.
 
“[Seperti] pertunjukan teater tanpa penonton. Anda telanjang, Anda tidak bisa berpegangan pada apa pun."
 
"Saya adalah pelatih Italia yang pada Piala Dunia 1994 bermain pada siang hari. Di bawah matahari yang sangat panas dan kelembaban mencapai 90 persen."
 
Menurutnya itu tidak mudah. Tetapi jika tim berlatih dengan baik dan berencana untuk pulih, tentu bisa melakukannya. "Manusia pada akhirnya menang atas alam," ujarmya.
 
Video: UEFA Siapkan Format Baru Liga Champions


 

(RIZ)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif