Bek Napoli, Kalidou Koulibaly (AFP/Carlo Hermann)
Bek Napoli, Kalidou Koulibaly (AFP/Carlo Hermann)

Rasisme takkan Buat Koulibaly Tinggalkan Napoli

Bola napoli
Gregorius Gelino • 14 Oktober 2019 20:15
Naples: Bek Napoli Kalidou Koulibaly menolak meninggalkan Italia untuk menghindari rasisme. Ia menegaskan bahwa sebagai pemain, hengkang dari Negeri Pizza menunjukkan kekalahan dari rasisme.
 
"Meninggalkan Italia untuk menghindari rasisme? Itu hanya akan memberi alasan untuk pelaku (untuk terus berlaku rasisme)," kata Koulibaly kepada L'Equipe.
 
Bek asal Senegal itu merasa Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) harus memberi sanksi tegas. Pesepak bola 28 tahun itu menilai FIGC tidak pernah memberi sanksi tegas kepada pelaku rasisme.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Mereka yang seharusnya pergi. Kami harus bertahan, menunjukkan bahwa kami tak terpengaruh," tegasnya.
 
"Saya tidak pernah melihat ada fans yang dilarang masuk stadion, denda dalam jumlah besar, pengurangan poin. Kita harus memberi untuk membuat mereka jera," pungkasnya.
 
Koulibaly merupakan satu dari sekian banyak pesepak bola kulit hitam di Italia, yang mendapat perlakuan rasisme. Mantan penyerang Juventus Moise Kean dan penyerang Inter Milan Romelu Lukaku, juga mendapat perlakuan rasisme dari suporter Cagliari.
 
Video: Disarankan Bertahan, Havertz: Semua Keputusan Ada Ditangan Saya
 

 

(RIZ)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif