Presiden FIFA, Gianni Infantino. (FRANCK FIFE / AFP)
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (FRANCK FIFE / AFP)

Presiden FIFA Minta Italia Tiru Inggris untuk Perangi Rasisme

Bola juventus liga italia inter milan
Kautsar Halim • 23 September 2019 23:43
London: Sepak bola Italia diimbau meniru Inggris yang punya peraturan tegas terhadap suporter berperilaku rasisme. Hal itu dikatakan langsung oleh Gianni Infantino selaku presiden FIFA.
 
Seperti dilansir BBC, akhir pekan lalu terdapat laporan aksi rasisme dalam pertandingan Atalanta kontra Fiorentina. Sejatinya, itu merupakan kabar yang sama dari serangkaian aksi rasisme di Serie A belakangan ini.
 
"Anda tidak boleh rasis dalam bermasyarakat maupun di sepak bola. Tapi di Italia, situasinya belum berubah," kata Infantino.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Bek sayap Fiorentina asal Brasil, Dalbert, sudah protes kepada wasit soal dirinya yang menjadi korban rasisme di pertandingan yang berakhir imbang 2-2 tersebut. Tapi, laga boleh dilanjutkan kembali hanya dengan sebuah imbauan.
 
Pekan lalu, suporter Cagliari terbukti jelas meneriakkan yel-yel rasisme kepada striker Inter Milan Romelu Lukaku. Itu merupakan laporan ketiga dalam dua tahun belakangan ini yang menyebutkan suporter Cagliari sangat rasisme.
 
Kasus serupa sebelumnya mengarah kepada Moise Kean yang sekarang membela Everton dan gelandang Prancis Blaise Matuidi. Nasib nahas itu terjadi saat keduanya membela Juventus dan tidak ada penyelesaiannya hingga kini.
 
"Rasisme harus diperangi dengan pendidikan, kecaman dan diskusi. Anda hanya perlu mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab dan mengeluarkan mereka dari stadion," ujar Infantino.
 
"Kalau perlu, tiru Inggris yang punya hukuman pasti (soal rasisme). Anda tidak perlu takut melawan rasisme. Kita perlu memeranginya sampai berhenti," tambahnya menutup. (BBC)
 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif