Alfie Mawson langsung dikerumuni rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Liverpool. (Foto: AFP PHOTO / Geoff CADDICK)
Alfie Mawson langsung dikerumuni rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Liverpool. (Foto: AFP PHOTO / Geoff CADDICK)

Swansea Hentikan 18 Laga tak Terkalahkan Liverpool

Bola liverpool
Gregah Nurikhsani Estuning • 23 Januari 2018 07:47
Swansea: Alfie Mawson menjadi pahlawan Swansea City. Gol tunggalnya menit 40 memberikan kemenangan untuk timnya, dan bagi Liverpool, ini menjadi kegagalan perdana setelah 18 kali melaju tanpa sekali pun menelan kekalahan.
 
Pemain yang biasa beroperasi sebagai bek tengah itu tak cuma memberikan kekalahan perdana untuk Liverpool dalam 18 pertandingan terakhir, namun juga memberikan kemenangan pertama untuk manajer Carlos Carvajal semenjak menukangi Swansea pada Desember silam.
 
Kemenangan yang diraih The Swans tak membuat mereka bisa beranjak dari papan klasemen. Tapi setidaknya klub asal Wales itu kini memangkas jarak dengan zona aman menjadi tiga poin saja.

Sementara bagi Liverpool, gagal mendulang poin tak lantas membuat posisi Roberto Firmino cs turun klasemen. Hanya saja, kini mereka makin kesulitan mengejar perolehan poin tiga tim di atasn mereka.
 
Pada jalannya laga, anak-anak asuh Juergen Klopp memiliki banyak sekali mendapatkan kesempatan untuk mengubah papan skor. Salah satunya lewat upaya Sadio Mane menit kesembilan. Memanfaatkan bola lob dari Emre Can, ia sempat meliuk-liuk sebelum melepaskan tendangan yang sayangnya masih dihadang kiper Swansea, Lukasz Fabianski.
 
The Reds terus menekan Swansea namun tak ada gol tercipta. Termasuk ketika Virgil van Dijk maju membantu penyerangan menit 23. Ia berhasil menanduk bola kiriman dari sepak pojok. Tapi sayang arah bola tidak menemui sasaran.
 
Menit 30, ganti Salah yang seharusnya bisa membawa timnya unggul. Sayang, peluang terbuka di muka gawang setelah menerima umpan Can, gagal dieksekusinya dengan baik.
 
The Swans yang jarang mendapatkan kesempatan melakukan tembakan ke gawang Liverpool malah sanggup membuka keunggulan menit 40. Bermula dari sepak pojok, bola ditanduk Van Dijk namun mengarah ke kaki Fernandez. Bola liar kemudian dilanjutkan Mawson dengan tendangan yang gagal diamankan Loris Karius.
 
Di babak kedua, Salah berpeluang meyamakan kedudukan melalui tendangan bebas. Pemain terbaik Afrika 2017 itu melepaskan tendangan yang sangat baik sekali, namun Fabianski tampil luar biasa berkat penyelamatannya.
 
Danny Ings yang dimainkan guna menambah daya dobrak juga sempat mengancam gawang Fabianski menit 77. Tapi sayang, meski sudah mengarah ke gawang, kekuatan tendangannya masih lemah.
 
Saat memasuki waktu tambahan di babak kedua, ketika nyaris seluruh pemain Liverpool ikut membantu serangan demi mencuri poin, drama itu urung terjadi. Ings mengawali serangkain peluang tersebut. Ia merngirim bola ke Van Dijk, lalu diteruskan lewat umpan lambung ke tiang jauh dan diterima Salah. Sundulannya mengenai mistar gawang dan Lallana yang berada bebas di muka gawang gagal menembak dengan baik.
 
Skor 1-0 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang dan Swansea pun meraih tiga poin berharga.
 
Swansea City (5-3-2): Fabianski; Naughton, Van der Hoorn, Fernandez, Mawson, Olsson; Ki, Fer, Clucas; Dyer, Ayew.
 
Liverpool (4-2-3-1): Karius; Gomez, Matip, Van Dijk, Robertson; Can, Wijnaldum, Oxlade-Chamberlain; Salah, Firmino, Mane.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(FIR)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan