Eric Harrison meninggal dunia tadi malam. Kabar tersebut membuat pesepak bola yang dikenal dalam Class of 92 berduka.
Jakarta: Dunia sepak bola Inggris kembali berkabung. Eric Harrison, sosok di balik Class of 92' Manchester United meninggal dunia pada usia 81 tahun.Tidak disebutkan apa penyebab meninggalnya. Namun, ia diketahui menderita demensia sejak empat tahun terakhir.
"Kami sangat sedih, bahwa mantan pelatih junior tim kami, Eric Harrison meninggal semalam. Pikiran dan doa kami ditujukan kepada keluarga dan teman-teman Eric pada saat yang menyedihkan dan sulit ini," tulis Manchester United melalui akun resminya, Kamis, 14 Februari 2019.
Harrison merupakan sosok vital bagi United. Sebab, melalui campur tangannya, generasi emas pada tahun 90-an itu terbentuk. United yang kala itu dilanda krisis pemain muda memaksa Sir Alex Ferguson membuat perjanjian bersama Harrison sebagai pelatih tim junior.
Harrison dipercaya Fergie untuk menyaring dan membentuk skuat muda MU untuk mengatasi krisis. Akhirnya melalui kontribusinya terbentuklah pemain "Fergie Fledgings" atau Bibit Fergie seperti Paul Scholes, Nicky Butt, Ryan Giggs, Gary dan Phil Neville, David Beckham, dan Robbie Savage pada 1992.
Baca: Jadwal Pertandingan Liga Europa Nanti Malam
Harrison memulai karier profesionalnya sebagai pemain bola pada 1957 bersama Halifax Town. Selanjutnya ia pernah bermain untuk klub Hartlepools United, Barrow, Southport dan Scarborough dan mengakhiri kariernya pada 1972.
Selanjutnya, Harrison dipekerjakan sebagai pelatih muda oleh United pada 1981. Dia pensiun dari karier melatihnya pada 1998.
Mengenang jasa Harrison para pemain Class of 92' berbondong-bondong mengucapkan belasungkawa. Di antaranya ucapan duka datang dari David Beckham.
“Kami kehilangan mentor kami, pelatih kami dan orang yang membuat kami. Dia mengajari kami cara bermain, cara untuk tidak pernah menyerah, betapa pentingnya untuk memenangkan pertempuran pribadi Anda dan apa yang perlu kami lakukan untuk bermain untuk Manchester United Football Club, ” tulis Beckham melalui akun Instagram.
"Dia selalu menonton dan selalu bersama kami setiap kali kami bermain. Saya masih bisa melihatnya ketika kami bermain di tempat latihan The Cliff sambil memandangi kami, entah dengan senyum bangga atau gedoran keras di jendela, tahu bahwa sebentar lagi ia akan turun untuk mungkin menasihatiku dengan cara yang paling sopan. Cara untuk berhenti memainkan passing tersebut," lanjut dia.
"Lebih penting lagi dia membuat kami mengerti bagaimana bekerja keras dan saling menghormati dan bukan hanya di atas lapangan. Kami tidak akan melupakan pelajaran hidup yang dia berikan kepada kami. Eric, kami mencintaimu dan berutang segalanya padamu. Gary, Phil, Ryan, Paul, Nicky dan David," pungkas Beckham.
Video: Kemana Langkah Liliyana Natsir?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)