Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri. (Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP)
Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri. (Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP)

Sarri Mengutuk Keras Sikap Suporter Chelsea

Bola chelsea
Kautsar Halim • 13 Desember 2018 21:45
London: Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengutuk keras perlakuan rasial para pendukung timnya kepada Raheem Sterling. Itu dia katakan sekalipun Sterling merupakan pemain Manchester City yang menjadi rival.

Manajemen Chelsea, Senin 10 Desember lalu, mengeluarkan larangan menyaksikan langsung laga terhadap empat fansnya. Sanksi itu diberikan karena mereka diduga melakukan serangan rasial saat Chelsea mengalahkan City 2-0 pada Minggu 9 Desember lalu.
  
"Pertama-tama, saya menegaskan mengutuk keras segala bentuk diskriminasi. Hanya itu yang bisa saya sampaikan," kata Sarri jelang laga kontra Vidi di Budapest.

"Karena sudah ada investigasi, maka saya kira lebih baik untuk tidak bicara lebih banyak lagi. Tapi yang jelas, saya mengutuk segala bentuk diskriminasi," tambahnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Hal itu sungguh menjijikkan. Anda tentu mengetahui dengan baik pendapat saya dan pendapat klub. Tapi, sekarang kami harus tetap bertanding," lanjut Sarri. Klik: Bellamy Sebut Pogba Tak Pantas Hadapi Liverpool

Sterling sempat mengeluarkan pernyataan lewat Instagram tentang keluhannya terhadap surat kabar yang memicu terjadinya insiden ini. Komenter Sterling langsung dikomentari oleh Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional dan mantan pemain.

Ruben Loftus-Cheek, pemain Chelsea yang juga rekan Sterling di tim nasional Inggris mengatakan harus ada sanksi lebih berat untuk menghapus masalah rasial di dunia olahraga. Dia tidak ingin pelanggaran serupa terjadi di mana pun, termasuk kepada dirinya sendiri.

"Rasialisme memang tidak banyak di Inggris, tapi masih terjadi. Banyak orang yang tidak suka sehingga harus disingkirkan dari olahraga secepatnya," kata Loftus-Cheek.

"Dia (Sterling) sudah benar dengan apa yang dikatakannya. Seharusnya, sikap rasis tidak ada lagi di lapangan atau dimana pun. Jika itu terjadi pada saya, maka saya juga akan melakukan hal sama." tambahnya.

Pihak kepolisian Inggris juga dikabarkan ikut menyelidiki kasus tersebut. Besar kemungkinan, para fans yang dimaksud akan mendapat sanksi lebih berat apabila dinyatakan bersalah lewat jalur hukum. (Reuters)

 


(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi