Pelatih anyar Chelsea, Frank Lampard (AFP/Isabel Infantes)
Pelatih anyar Chelsea, Frank Lampard (AFP/Isabel Infantes)

5 Mantan Pemain yang Kembali sebagai Pelatih di Klub Lamanya

Bola ac milan barcelona as roma real madrid chelsea manchester united
Gregorius Gelino • 05 Juli 2019 14:42

Selain Lampard, lima mantan pemain ini kembali ke klub lamanya sebagai pelatih.


Jakarta: Frank Lampard resmi melatih Chelsea pada Kamis, 4 Juli, kemarin. Top skorer sepanjang masa The Blues itu diikat kontrak berdurasi tiga tahun di Stamford Bridge.
 
Meski belum tentu meraih suskes, fans Chelsea bisa optimistis jika melihat pencapaian Lampard dalam waktu yang minim. Menangani Derby County selama musim 2018--2019, Lampard membawa The Rams melaju hingga babak playoff divisi Championship meski takluk di tangan Aston Villa di final.
 
Namun, Lampard bukan satu-satunya mantan pemain yang kembali ke klub lamanya sebagai pelatih. Medcom.id merangkum lima mantan pemain yang kembali ke klub lamanya sebagai pelatih sejak 2015.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  1. Ole Gunnar Solskjaer
 
5 Mantan Pemain yang Kembali sebagai Pelatih di Klub Lamanya
Ole Gunnar Solskjaer (AFP/Paul Ellis)
 
Ole Gunnar Solskjaer merupakan salah satu penyerang tertajam yang pernah dimiliki Manchester United. Didatangkan dari Molde pada 1996, ia mencatatkan 364 penampilan dan 127 gol bagi The Red Devils meski kerap tampil dari bangku cadangan.
 
Pensiun pada 2007, Solskjaer menyelesaikan lisensi kepelatihannya dan melatih tim U-23 Manchester United sebelum pindah ke Molde pada 2011 dan sempat melatih Cardiff City pada 2014. Bersama Molde, Solskjaer memenangkan dua gelar liga Norwegia.
 
Solskjaer dipanggil The Red Devils sebagai caretaker setelah Jose Mourinho dipecat dan bekerja sejak 19 Desember 2018. Performa impresifnya dalam 19 laga membuat manajemen MU memberikan kontrak permanen bagi pria 46 tahun itu.
 
Sayangnya penampilan Paul Pogba dan kawan-kawan sempat menurun setelah Solskjaer menjadi pelatih permanen. MU pun harus puas berlaga di Europa League karena hanya mampu menempati posisi enam klasemen akhir Liga Primer.
 
2. Gennaro Gattuso
 
5 Mantan Pemain yang Kembali sebagai Pelatih di Klub Lamanya
Gennaro Gattuso (AFP/Miguel Medina)
 
Gennaro Gattuso merupakan mantan gelandang AC Milan periode 1999 hingga 2012. Pelatih 41 tahun itu ditarik sebagai pelatih kepala Rossoneri pada 2017 hingga dipecat pada akhir musim 2018--2019.
 
Gattuso memulai karier kepelatihannya pada 2013 dengan menangani tim Swiss, Sion FC, sebagai pemain-manajer. Sempat melatih Palermo, OFI Crete, dan Pisa, Gattuso kembali ke Milan dan melatih tim primavera Il Diavolo Rosso.
 
Gattuso mendapat kesempatan melatih tim utama Milan pada 2017. Sayangnya, ia gagal mempersembahkan trofi apapun selama dua tahun melati Milan.
 
3. Eusebio Di Francesco
 
5 Mantan Pemain yang Kembali sebagai Pelatih di Klub Lamanya
Eusebio Di Francesco (AFP/Miguel Riopa)
 
Eusebio Di Francesco adalah mantan gelandang AS Roma periode 1997 hingga 2001. Ia merupakan bagian dari skuat Giallorossi yang meraih Scudetto pada 2001 lalu.
 
Ia mengakhiri kariernya sebagai pemain di Perugia dan memulai karier kepelatihannya di Virtus Lanciano. Di Francesco sempat melatih Sassuolo periode 2012 hingga 2017 dan kemampuannya meracik Sassuolo membuat Roma menggaetnya pada 2017 lalu hingga akhirnya dipecat pada Maret 2019.
 
Selama dua tahun melatih Daniele De Rossi dan kawan-kawan, Di Francesco mencatatkan persentase kemenangan sebesar 52,87 persen. Sayangnya, ia gagal membawa Roma meraih trofi meski sempat membuncahkan asa Serigala Roma ketika mencapai semifinal Liga Champions tahun 2018.
 
4. Ernesto Valverde
 
5 Mantan Pemain yang Kembali sebagai Pelatih di Klub Lamanya
Ernesto Valverde (AFP/Lindsey Parnaby)
 
Ernesto Valverde merupakan mantan penyerang Spanyol yang bermain bagi Barcelona pada 1988 hingga 1990. Meski karienya sebagai pemain tidak terlalu mentereng, ia cukup sukses ketika menjamah dunia manajerial.
 
Pensiun sebagai pemain pada 1997, Valverde memulai kariernya sebagai pelatih dengan menjadi asisten pelatih di Athletic Bilbao pada 2001 hingga 2002 sebelum akhirnya dipromosikan menjadi pelatih utama pada 2003 hingga 2005.
 
Periode tersuksesnya sebagai pelatih adalah 2008 hingga 2012 ketika ia melatih raksasa Yunani, Olimpiakos. Bersama Olimpiakos, ia menggondol tiga gelar liga Yunani dan dua Piala Yunani.
 
Sempat kembali ke Bilbao pada 2013, ia ditarik sebagai pelatih Barcelona pada 2017 untuk menggantikan Luis Enrique yang menjadi pelatih timnas Spanyol. Bersama Blaugrana, ia sukses meraih dua gelar La Liga, satu titel Copa del Rey, dan satu trofi Piala Super Spanyol.
 
Meski sempat diguncang isu pemecatan akhir musim lalu karena gagal di Liga Champions, Valverde akhirnya dipertahankan hingga akhir musim 2018--2019 dan meneken kontrak anyar yang membuatnya bertahan hingga akhir musim 2019--2020.
 
5. Zinedine Zidane
 
5 Mantan Pemain yang Kembali sebagai Pelatih di Klub Lamanya
Zinedine Zidane (AFP/Gabriel Bouys)
 
Zinedine Zidane merupakan mantan gelandang Real Madrid medio 2001 hingga 2006. Lima tahun membela El Real, ia meraih satu gelar La Liga dan satu titel Liga Champions.
 
Sejak gantung sepatu pada 2006, ia kembali ke sepak bola pada 2013 sebagai asisten pelatih Carlo Ancelotti dan menjadi pelatih Real Madrid Castilla pada 2014 hingga 2016. Pelatih 47 tahun itu dipromosikan sebagai pelatih tim utama pada 2016 menggantikan Rafael Benitez dan meraih sukses besar.
 
Sebagai pelatih, Zidane justru meraih lebih banyak sukses. Ia membawa Madrid menjadi tim pertama yang meraih tiga gelar Liga Champions tiga musim berturut-turut pada 2016 hingga 2018 dan satu gelar liga pada musim 2016--2017.
 
Namun, Zidane memilih mundur dari jabatannya sebagai pelatih usai membawa Madrid menjuarai Liga Champions ketiganya. Sepeninggal Zidane, Madrid kelimpungan dan dua kali berganti pelatih sebelum memanggilnya kembali sebagai pelatih pada Maret 2019.
 
Sayangnya kepulangan Zidane gagal mengangkat performa Madrid. Los Merengues hanya mampu mengakhiri musim 2018--2019 di peringkat ketiga dengan koleksi 68 poin, tertinggal delapan angka dari Atletico Madrid di peringkat kedua dan 19 poin dari Barcelona yang menjadi juara.
 
Video: Ini 5 Kandidat Peraih Ballon D'or 2019
 

 

(ASM)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif