Son Heung-Min. (ADRIAN DENNIS / AFP)
Son Heung-Min. (ADRIAN DENNIS / AFP)

Menu Latihan Son Heung-Min Selama Wajib Militer

Bola soccertainment tottenham hotspur
Kautsar Halim • 07 April 2020 22:34
Seoul: Striker Tottenham Hotspur Son Heung-min disebutkan seorang pejabat Korps Marinir Korea Selatan (Korsel) bakal menghirup gas air mata, berlatih menembak dan baris-berbaris sejauh 30km. Itu terjadi karena dia akan menjalani wajib militer (wamil) selama tiga pekan pada bulan ini.
 
Sesuai aturan pemerintah Korea Selatan yang secara teknis masih berperang dengan Korea Utara (Korut), semua pria berbadan sehat harus ikut wajib militer sekitar dua tahun. Namun, Son mendapat pengecualian untuk menjalaninya lebih singkat karena membawa timnas Korsel meraih emas Asian Games 2018.
 
Son yang berusia 27 tahun akan menyelesaikan wajib militernya ketika Liga Primer Inggris ditangguhkan karena pandemi virus korona. Dia akan memulai tugasnya bersama unit Korps Marinir di pulau paling selatan Jeju mulai 20 April mendatang.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Administratur Tenaga Kerja Militer (MMA) yang menangani masalah wajib militer, sempat menolak menginformasikan tanggal dan lokasi Son bertugas karena adanya aturan privasi. Tetapi seorang pejabat di Korps Marinir bersedia memberitahukannya.
 
Menurutnya, Son akan mendapat pelatih singkat yang diperlukan semua anggota militer reguler baru. Beberapa di antaranya adalah pendidikan disiplin, latihan tempur dan latihan perang kimia, biologi, radiologis dan nuklir (CBRN).
 
Sebuah video pelatihan militer yang diposting MMA di YouTube menunjukkan sekelompok prajurit menjalani pelatihan CBRN di kamar gas. Setelah beberapa menit, mereka keluar dengan air mata mengalir di wajah dan air dituangkan ke atas kepalanya.
 
"Begitu masuk militer, Anda harus bisa menggunakan senjata, menghirup gas dan berpartisipasi dalam pertempuran seperti, berguling dan merangkak di sekitar lapangan," kata pejabat itu kepada Reuters.
 
"Selama baris-berbaris, prajurit reguler Korps Marinir juga akan membawa peralatan seberat 40 kg. Tapi, itu bisa jauh lebih ringan bagi peserta pelatihan alternatif dan tergantung programnya," tambah pejabat tersebut.
 
Berbeda dengan latihan wamil sebelumnya, kali ini pihak militer Korsel akan melakukan pemeriksaan suhu dan medis semua prajuritnya secara teratur. Selain itu, seluruh prajurit juga harus menjaga jarak selama pelatihan untuk mencegah penyebaran virus korona. (ANT)

 

(KAH)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif