Virgil van Dijk melompat menyambut crossing dari rekannya. (Foto:
Virgil van Dijk melompat menyambut crossing dari rekannya. (Foto:

Penyebab Kekalahan Liverpool atas Swansea Menurut Klopp

Bola liverpool
Gregah Nurikhsani Estuning • 23 Januari 2018 14:19
Swansea: Juergen Klopp mengakui Liverpool 'tidak cukup baik' saat Swansea berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 di Liberty Stadium, Selasa 23 Januari 2018 dini hari WIB.
 
Kekalahan The Reds sekaligus memaksa Roberto Firmino dan kawan-kawan menyudahi rentetan tak terkalahkan selama 18 pertandingan. Alfie Mawson menjadi pencetak satu-satunya gol di pertandingan tersebut.
 
Tertinggal di menit 40, Liverpool sebetulnya sudah berusaha sekuat mungkin menghajar pertahanan tuan rumah. Tercatat 21 tembakan menghujani gawang Lukasz Fabianski, tetapi tak satupun yang berbuah gol, termasuk kemelut di menit-menit akhir pertandingan.

Usai pertandingan, Klopp membeberkan aspek mana dari tim besutannya yang membuat skor akhir lebih memihak pada The Swans. Salah satu yang disayangkan oleh manajer asal Jerman itu adalah defending set-piece.
 
"Saya lebih frustasi kepada performa ketimbang hasil akhir. Hasil akhir adalah hasil dari performa di atas lapangan, dan performa kami tidak cukup baik, terutama di babak pertama," ujar Klopp dinukil dari laman resmi klub.
 
"Kami tidak bermain seperti apa yang kami inginkan, posisi berantakan, formasi tidak karuan. Kami gagal membuat mereka (Swansea) kelabakan menghadapi kami. Lalu mereka mencoba mengandalkan set-piece, di situ kami kecolongan, mereka punya peluang dan menghukum kami lewat gol tersebut," sambungnya.
 
Klik: Swansea Hentikan 18 Laga tak Terkalahkan Liverpool
 
Jelas kekalahan itu disesali oleh Klopp lantaran di pertemuan pertama, The Reds sukses menghancurkan Swansea dengan skor 5-0. Kepercayaan diri Mohamed Salah cs juga sebenarnya sedang bagus menyusul kemenangan epik atas Manchester City di laga sebelumnya.
 
Klopp tidak mempermasalahkan disiplin taktik dan penyerangan. Statistik mencatat jika Liverpool menguasai 67 persen penguasaan bola. Namun, ia merasa bahwa Swansea lebih tahu caranya memenangi pertandingan, dan sektor pertahanan bakal menjadi evaluasi mendalam ke depannya.
 
"Semua orang membicarakan banyak hal positif, sepak bola fantastis, latihan sangat menjanjikan, dan lain sebagainya, kami tahu itu. Saya akui mindset saya adalah penyerangan. Saya bicara taktik, tapi yang lain bicara pertahanan," sambungnya.
 
"Sepak bola bukan matematika, tapi saya sebenarnya tahu di mana wilayah yang bisa membuat mereka kewalahan. Di sisi lain, Swansea tahu bagaimana cara memenangi pertandingan ini. Mereka berharap kami melakukan kesalahan, dan kami membantunya," pungas Klopp.
 
Kekalahan tidak mengubah posisi Liverpool di papan klasemen yang berada di peringkat keempat. Swansea yang berada di tangga terbawah juga tak ke mana-mana meski mendapat tambahan tiga poin.
 
Video: Ultras Mania Tuntut Keterbukaan Persegres
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KRS)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan