Persipura Pertimbangkan Kembali Protes Kepemimpinan Wasit Liga 1
Media officer Persipura, Ridwan 'Bento' Madubun. (Foto: Medcom.id-Ahmad Mustaqim)
Bantul: Persipura Jayapura merasa dirugikan kepemimpinan wasit Novari Ikhsan Arilaha pada pertandingan pekan ke 20 Liga 1 melawan PS Tira di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, 11 Agustus 2018. Meski menerima kekalahan, namun wasit dituding bertindak tidak fair pada laga itu. 

Media officer Persipura, Ridwan 'Bento' Madubun mengatakan keberatan atas kepemimpinan wasit bukan berkaitan dengan kekalahan 0-1 timnya atas PS Tira. Menurut dia, PS Tira tampil dengan cukup baik dalam laga itu. 

"Tapi wasit menurut kami jauh dari rasa keadilan dan fair play," kata Bento selepas laga. 


Ia mengaku bukan sekali ini saja mendapat perlakukan tak adil oleh sang pengadil. Selama putaran pertama Liga 1 musim ini, keluhan kepemimpinan bwasitbtelah mereka sampaikan kepada komisi disiplin PSSI agar bisa memperbaiki kinerja sang pengadil lapangan. 

Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum melihat adanya perbaikan itu. "Hingga kini kami masih menunggu apa artinya keadilan dan kejujuran itu," ucapnya. 

Bento mengatakan, Persipura pernah melayangkan protes kepemimpinan wasit usai Persipura bersua Persija Jakarta pada putaran pertama Liga 1. Mereka memprotes sikap striker Persija Marko Simic yang memukul pemain Persipura, Ian Louis Kabes. Saat laga, wasit menilai tak ada pelanggaran.

Namun, lanjutnya, saat Persipura protes dengan menyertakan rlrekaman video pertandingan, Simic akhirnya diskors beberapa laga. "Wasit bilang itu bersih. Tapi setelah kami protes (Simic) akhirnya dihukum," tuturnya. 

Saat melawan PS Tira, lanjutnya, ketidakadilan wasit juga terlihat saat memberikan perpanjangan waktu babak namun baru memasuki menit 43. Padahal, pengumuman pemberian tambahan waktu itu seharusnya pada menit 45. Selain itu, ucapnya, ada juga duel pemain Persipura, Hilton Moreira, dengan pemain Persija. Namun, justru Hilton yang diganjar kartu kuning. 

"Apakah seharusnya seperti itu (pelanggaran)? Pemain kami jadi ragu-ragu mengambil keputusan setelah itu," ucapnya. 

Ia menegaskan Persipura menerima kekalahan. Meskipun tetap menyesalkan kepemimpinan wasit asal DKI Jakarta itu. Bento menyatakan Persipura akan segera membahas rencana protes beberapa waktu ke depan. 
 
"Dari sini kami tak melihat wasit memperbaiki diri sendiri. Entah memang seperti itu atau ada yang meminta-minta, timbul kecurigaan. Sulit mempercayakan pertandingan akan adil. (Protes) bisa ke Menpora atau presiden, kenapa tidak. Kan percuma jika diam. Memang (protes) tak bisa membenahi semua, tapi karena banyak tim kecewa," katanya.

Video: Cabor Sepak Bola Buka Gelaran Asian Games 2018
 



metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id