Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Evaluasi Pelatih Usai PSS Sleman Diimbangi Semen Padang

Bola PSS Sleman
Ahmad Mustaqim • 26 Mei 2019 01:18

Seto menilai banyak peluang yang terbuang membuat kondisi psikis pemain PSS menurun.


Sleman: Permainan PSS Sleman melawan Semen Padang tak seperti saat melawan Arema FC. Akibatnya, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Semen Padang di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu malam, 25 Mei 2019, membuat mereka kehilangan dua poin di kandang.
 
PSS bermain seperti kesulitan mencetak gol. Sejumlah peluang emas yang semestinya bisa membuahkan kemenangan, gagal dimaksimalkan.
 
Situasi itu tak tampak seperti kala mereka menjamu Arema. Super Elang Jawa kala itu bermain cukup efektif sehingga menang 3-1 atas Arema.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro mengaku sudah mengantisipasi bagaimana menghadapi Semen Padang. Ia menilai, kesulitan pemain mencetak gol berdampak pada mental pemain.
 
"Kita sudah coba di sana. Kegagalan mencetak gol ini mungkin berpengaruh ke psikis pemain," kata Seto usai pertandingan.
 
Seto mengatakan sudah mencoba memberikan motivasi pemain agar bermain lebih sabar. Kesabaran ini harus dilakukan dengan kapan melakukan serangan cepat, dan kapan bermain lambat.


Baca juga: Kunci Keberhasilan Semen Padang Redam PSS Sleman


Namun, dari kegagalan-kegagalan serangan membuat pemain tak bisa mengontrol emosi. "Dari psikis menjadi beban karena tak bisa memasukkan (gol)," ucapnya.
 
Seto menyatakan sudah melakukan perbaikan pada babak kedua. Ia menilai permainan PSS bisa lebih mengalir. Di sisi lain, kata dia, pemain PSS lebih tampak berkeinginan memenangkan pertandingan.
 
Akan tetapi, sejumlah pemain masih terlihat egois untuk membagi bola ke pemain yang lebih minim pengawalan. Kemudian, para pemain PSS juga tampak tidak tenang di barisan pertahanan lawan.
 
"Ketenangan pemain seperti hilang, salah satu faktornya itu. Babak kedua mulai bermain dari wing dan beberapa terobosan," kata dia.
 
Dengan hasil itu, PSS kini mengemas empat poin dari dua laga perdana di Liga 1. Sementara, Semen Pada baru mengemas satu poin dari dua pertandingan. Pada pertandingan berikutnya, PSS akan melawan Persipura Jayapura.
 
Video: Mkhitaryan Absen, UEFA Enggan Disalahkan
 

 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif