Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia (INAF) menggelar latihan jelang tampil di Kejuaraan Asia (Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso)
Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia (INAF) menggelar latihan jelang tampil di Kejuaraan Asia (Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso)

Tampil di Kejuaraan Asia, Tim Sepak Bola Amputasi Latihan Bareng Caketum PSSI

Bola liga indonesia
Rendy Renuki H • 12 Oktober 2019 12:04
Jakarta: Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia (INAF) akan mengukuti kejuaraan Asia di Kuala Lumpur 2020 mendatang. Mereka menyempatkan menggelar latihan, kali ini ditemani Calon Wakil Ketua Umum (Caketum) PSSI Vijaya Fitriyasa, Sabtu 12 Oktober.
 
INAF merupakan tim sepak bola para amputasian yang gemar mengolah si kulit bundar. Dengan kondisi tubuh yang tidak lengkap, mereka tetap membuktikan bisa berprestasi dan membawa harum nama bangsa.
 
Melihat prestasi tersebut, Vijaya tergerak untuk memberikan support langsung kepada tim INAF. Ia berjanji akan lebih memperhatikan tim disabilitas tersebut jika terpilih menjadi Ketum PSSI.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Saya secara pribadi ingin memotivasi teman-teman pesepak bola kita yang punya keterbatasan atau disabilitas. Selama ini mereka dalam menjalani hidup mungkin sering mendapat pelecehan atau bullying, terus minder," kata Vijaya di Lapangan RS Dr Sutoyo, Jakarta Selatan.
 
"Kita harapkan dengan ini bisa menambah semangat hidup mereka beraktivitas walaupun ada keterbatasan. Apalagi tahun depan mereka akan ikut kejuaraan Asia di Kuala Lumpur," sambungnya.
 
Dukungan yang akan diberikan PSSI jika ia terpilih salah satunya yaitu fasilitas. Di mana INAF sejauh ini kerap kesulitan mendapatkan fasilitas bagus, terutama lapangan untuk latihan.
 
"Mereka rencananya kan mau bikin liga di beberapa daerah, kita akan coba fasilitasi. Selama ini kan PSSI hanya fokus kepada sepak bola biasa. Untuk disabilitas ini karena baru, jadi PSSI belum memberikan perhatian, tapi saya harap ke depan PSSI bisa memberikan lebih."
 
"Kita nanti prinsipnya PSSI hanya memberikan dukungan, INAF ini kan induknya tetap ke NPC. Kita beri dukungan misalnya fasilitas, memberikan kesempatan berlatih dan bermain di lapangan bagus. Karena selama ini kendalanya enggak ada lapangan bagus. Kita coba kasih akses, karena kebutuhan lapangannya berbeda, nanti kita coba kasih akses untuk itu," pungkasnya.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif