Timnas Indonesia

Luis Milla Sampaikan Salam Perpisahan

Riyan Ferdianto 21 Oktober 2018 23:57 WIB
timnas indonesia
Luis Milla Sampaikan Salam Perpisahan
Luis Milla (Foto ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta: Terjawab sudah masa depan Luis Milla bersama timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu memutuskan untuk tak memperpanjang kontraknya bersama timnas Indonesia. 

Hari ini, Minggu 21 Oktober PSSI melalui Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengumumkan nama pelatih timnas Indonesia. Mereka mempercayakan Bima menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. 

Luis Milla akhirnya juga telah mengonfirmasi bahwa dirinya tak memperpanjang kontrak bersama timnas Indonesia. Hal itu disampaikan langsung melalui Instagram pribadinya pada hari Minggu 21 Oktober. 


Dalam postingannya tersebut Luis Milla mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan Indonesia menunjuknya sebagai pelatih. Selain itu, pelatih berusia 52 tahun tersebut juga mengungkapkan kesedihannya tak lagi bisa melanjutkan pekerjaannya di Indonesia. Bahkan, dia pun mengungkapkan masalah yang terjadi selama menukangi timnas Indonesia 

"Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan melatih di Indonesia. Proyek selama satu setengah tahun telah selesai, meskipun manajemen sangat buruk, pelanggaran kontrak, dan para pemimpin yang kurang profesional selama 10 bulan terakhir, saya merasa telah melakukan pekerjaan dengan baik,"kata Milla. 

Klik di sini: Timnas U-19 Kalah Terhormat dari Qatar

Lebih lanjut, Milla menyebut, Indonesia akan menjadi kampung halaman kedua bagi keluarga dan dirinya. Hal itu tak lepas dari sambutan baik masyarakat Indonesia selama ia berada di Indonesia. 

"Indonesia akan menjadi rumah kedua bagi saya, sebagaimana saya menerima kebaikan perlakuan kepada istri, asisten, dan diri saya," sambungnya.

Tidak lupa, ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh staff pelatih dan juga pemain timna Indonesia. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf saya atas segala dukungan dan kerja keras yang telah dilakukan, terutama BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG, dan UCCI. Sebuah kehormatan bisa bekerja dengan kalian semua!".

"Pada akhirnya saya tidak mau mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebut pemain, yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan, dan kemauan untuk berkembang dengan perilaku yang sangat baik."

"Saya tidak akan melupakan kalian dan kalian akan selalu di hati saya. Ingat kalian punya teman di Spanyol apapun yang terjadi."

Selama melatih timnas Indonesia Luis Milla hanya mampu mempersembahkan medali perunggu untuk timnas Indonesia U-22 ketika mengikuti SEA Games 2017, Malaysia
Today is not an easy day for me, since I will not continue as a coach in Indonesia. A project of more than a year and a half has come to an end, where despite the poor management, constant breaking of the contract and low professionalism of the leaders, over the last ten months, I leave with the feeling of having done a good job. . Indonesia will always be my second homeland, as I appreciate how well the Town has treated my wife, my assistants and myself. I would like to thank all my Staff their support and all the hard and professional work done, especially to BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG and UCCI. It has been a pleasure working with all of you! . Finally, I don´t want to say goodbye without a special mention to the players, who have shown commitment, modesty and the will to improve with an excellent attitude at all times. . I will never forget You and you will always be in my heart. Remember you have a friend in Spain for whatever. THANKS Indonesia! ???????? . . . Hoy es un día triste para mí, ya que no voy a continuar como Seleccionador de Indonesia. Termina un proyecto de más de un año y medio, donde a pesar de la mala gestión, incumplimiento constante del contrato y poca profesionalidad de los dirigentes en estos últimos diez meses, me quedo con la sensación de haber hecho un buen trabajo y sintiendo que Indonesia será mi segunda casa, por cómo nos ha tratado el pueblo de Indonesia tanto a mí, como a mi mujer y a mis ayudantes. . Quería agradecer a todo mi staff la ayuda, el trabajo bien hecho y profesional empezando por BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR ARMIN, ALI, MANU, IPANG y UCCI. Ha sido un enorme placer haber trabajado con vosotros. . Por último, despedirme de los verdaderos protagonistas, los jugadores, que habéis demostrado en todo momento vuestro compromiso, humildad y ganas de mejorar, con una actitud ejemplar. Nunca os olvidaré y siempre estaréis en mi corazón. En España tenéis un amigo para lo que necesitéis. . GRACIAS DE CORAZÓN Indonesia! ???????? . Sampai jumpa iagi. Terima Kasih atas dedikasi dan waktunya Selena ini.

A post shared by Luis Milla (@luismillacoach) on Oct 21, 2018 at 7:53am PDT

Video: Kevin/Marcus Sukses Melangkah ke Final




(ASM)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id