CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin. (Foto: Antara/Abriawan Abhe)
CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin. (Foto: Antara/Abriawan Abhe)

CEO PSM Berharap KLB PSSI Dihelat Seusai Pemilu

Bola pssi Kongres Luar Biasa PSSI
Muhammad Al Hasan • 21 Februari 2019 16:38

CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin memberikan tanggapannya terkait KLB PSSI. Dia berharap, KLB tidak ditunggangi oleh kepentingan politik.

Makassar: CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin angkat bicara terkait pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Ia berharap agar KLB digelar usai pemilu tanggal 17 April, supaya terbebas dari berbagai intervensi politik yang marak menjelang momen pemilihan.
 
Munafri mengatakan, sebagai tim liga 1 Indonesia, pihaknya bersepakat dengan digelarnya KLB untuk mengatasi masalah-masalah di internal federasi sepak bola tertinggi Indonesia tersebut.
 
"Kita dorong KLB tapi tidak untuk sekarang ini. Karena kita ini masih berada di tahun politik. Jangan sampai, ada lagi macam-macam yang masuk di KLB," kata Munafri dikutip Antara.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Munafri melihat KLB merupakan salah satu yang terbaik untuk mengganti kepemimpinan di tubuh PSSI.
 
Dia berharap agar calon yang terpilih nanti, betul-betul mampu dan memiliki integritas dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada dalam induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut.
 
"Jadi kita bukan langsung menunjuk orangnya, tapi kita harus menentukan terlebih dahulu. Saya kira di Indonesia banyak sosok seperti itu," ujarnya.

Baca: Menpora Angkat Bicara Soal Rencana PSSI Gelar KLB

Sementara itu di Jakarta, Exco PSSI sudah menggelar rapat dan mengatakan bahwa KLB bakal digelar setelah keluarnya rekomendasi dari FIFA. Salah satu anggota Exco, Refrizal mengatakan, pihaknya tidak bisa seenaknya menentukan sendiri waktu pelaksanaan KLB, karena bisa melanggar statuta PSSI.
 
"Waktu kita tidak boleh menentukan. Saya tidak mau sebut tanggal, kita sesuaikan dengan statuta yang ada di PSSI," kata Refrizal.
 
"Mengapa sesuai dengan statuta? Kalau kita melanggar bisa kena sanksi dari FIFA, karena induk kita kan FIFA," sambungnya.
 
Refrizal menjelaskan bahwa rekomendasi FIFA sangat penting hukumnya. Pasalnya sebelum ini, PSSI sempat mendapat teguran agar tidak menggelar kembali KLB usai dilakukan 2016 lalu. (antara)
 
Video: Legenda Liverpool Bicara Nostalgia Istanbul
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif