Seto Nurdiyantoro-(kiri)-Medcom.id
Seto Nurdiyantoro-(kiri)-Medcom.id

Misi PSS Sleman Jadi Tim Elit di Liga 1

Bola bola pssi liga 1 indonesia
Ahmad Mustaqim • 06 Desember 2018 21:59
Sleman: Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro berharap timnya bisa berbicara banyak di kancah tertinggi kompetisi sepak bola Tanah Air. Selain ingin konsisten di Liga 1 Indonesia 2018, PSS Sleman bertekad menjadi salah satu tim elit suatu saat nanti.
 
Seto mengatakan tekad tersebut, agar PSS menjadi tim besar yang memerlukan proses panjang. Target jangka pendek adalah PSS tetap berkiprah di Liga 1.
 
"Ke depan saya ingin PSS menjadi tim legenda. Yang kita lakukan ini adalah awal jadi tim besar," kata Seto di hadapan para suporter PSS di Lapangan Pemerintah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis 6 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Arema Target Tutup Musim dengan 50 Poin
Ia mengatakan, Liga 1 akan menjadi tantangan berat bagi Super Elang Jawa, julukan PSS. Selain permainan level tinggi, kualitas permainan dan jajaran pelatih di Liga 1 harus sepadan.
 
"Situasi di situ akan sangat berat. Saya pikir stakeholder di PSS bisa saling membantu kerja sama, saya yakin bisa melewatinya," kata dia.
 
Seto menyadari PSS memiliki salah satu modal, yakni kuatnya dukungan suporter. Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania menjadi dua kelompok suporter yang melekat pada klub berbasis di Stadion Maguwoharjo ini. Kedua suporter ini kompak memberikan dukungan saat laga final Liga 2 di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat, Selasa 4 Desember 2018.
 
Baca juga: Edy Bersikeras takkan Mundur dari PSSI Hingga 2020
 
Di luar harapan besar itu, Seto belum mengetahui masa depannya di PSS. Eks pemain dan pelatih PSIM Yogyakarta ini masih menanti keputusan manajemen PSS ke depan.
 
Andai dipertahankan, Seto yang masih menyelesaikan kursus kepelatihan lisensi APro ini akan berkomunikasi dengan keluarga. "Kesiapan saya akan muncul ketika ada doa restu dari keluarga," ucapnya.
 
Bupati Sleman Sri Purnomo berucap, PSS harus lebih kompak dan profesional mengarungi Liga 1 musim 2019. Baginya, dukungan suporter di Sleman menjadikan bantuan tim untuk lebih baik. Namun, ia berharap para suporter juga bisa lebih dewasa mengawal PSS di Liga 1.
 
"Mudah-mudahan masuknya (PSS) ke Liga 1, semua suporter semakin dewasa, bisa menunjukkan tingkat simpatiknya di stadion, sekaligus ditonton, dan memberikan contoh yang baik serta tak ada kekerasan," ungkapnya.
 
Video: Persija vs Mitra Kukar Dipastikan Berlangsung di GBK

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi