Duel yang terjadi pada laga Arema kontra Metro (Foto: Dok. Arema FC)
Duel yang terjadi pada laga Arema kontra Metro (Foto: Dok. Arema FC)

Kalah Telak dari Arema, Pelatih Metro FC Mengaku Kalah Level

Bola Piala Indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 21 November 2018 07:28
Malang: Metro FC harus mengaku kalah level saat dikalahkan Arema FC pada pertandingan babak 64 besar zona 5 Piala Indonesia 2018. Pada laga yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang itu, Metro FC kalah 1-5.
 
Lima gol Arema masing-masing dicetak oleh Sunarto menit kesembilan, Nasir menit ke-14, Ahmad Alfarizie menit ke-33, serta Makan Konate menit ke-29 dan ke-88. Sedangkan gol balasan Metro dicetak Hendra Yusuf menit ke-56.
 
Pelatih Metro FC, Fery Taufiq, mengatakan sebelumnya para pemain telah menjalankan seluruh instruksi saat latihan jelang laga. Namun, timnya memang harus mengakui keperkasaan Arema dalam laga Derby Malang itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Kami sedikit banyak mendapatkan pelajaran yang sangat berharga sekali dari Arema dan yang jelas kami kalah kualitas," katanya.
 
Meskipun sama-sama tim asal Malang, kedua tim ini memiliki nasib yang berbeda. Metro merupakan tim yang saat ini berada di Liga Indonesia 3. Sedangkan Arema berada di kasta tertinggi, yakni di Liga Indonesia 1.
 
"Levelnya juga sudah kalah dan jam terbang juga pengalaman bertandingnya juga kalah. Ini pelajaran bagi Metro FC dan PR saya ke depan untuk mempersiapkan babak 32 besar Liga 3 di Kediri," bebernya.
 
Fery mengungkapkan timnya sempat kesusahan meladeni permainan Arema pada babak pertama. Sebab diketahui Arema sendiri menurunkan 80 persen pemain utama meskipun melawan tim kasta ketiga.
 
Hanya saja, pada babak kedua, Metro FC bisa sedikit mengimbangi Arema dengan mengubah gaya permainan. Alhasil satu gol berhasil disarangkan dengan memanfaatkan kesalahan kiper Arema, Srdan Ostojic.
 
"Babak kedua kami memberikan perubahan permainan. Ada instruksi baru dari tim pelatih apabila pemain harus berani menekan juga harus berani pegang bola juga," bebernya.
 
"Jadi ada perlawanan dari kami pada babak kedua dan terjadilah gol. Selain itu pada babak kedua menit-menit akhir kan tadi kami juga ada peluang, kesempatan itu harusnya jadi gol," pungkasnya.
 
Persib Bandung Bantah Tuduhan Pengaturan Skor

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif