Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Tiga Kemelut yang Membuat Barito Kalah dari Arema

Bola Piala Presiden 2019
Ahmad Mustaqim • 05 Maret 2019 16:58
Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago menilai tiga gol yang dicetak Arema sangat sulit diantisipasi karena lahir dari sebuah kemelut.
 
Malang: Pelatih Barito Putera, Jacksen F Thiago mengatakan alasan timnya kalah dari Arema FC karena tiga gol kemelut. Dia mengaku gol tersebut sangat sulit diantisipasi.
 
"Sebenarnya kalau kita lihat proses gol kemelut sehingga sulit untuk saya bisa menyalahkan pemain saya. Seperti proses gol pertama. Prosesnya semua kemelut," katanya usai laga.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Seperti diketahui, Barito Putera kalah dari Arema FC pada laga perdana babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2019. Pada laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin 4 Maret 2019 itu, Barito kalah 2-3.

Baca:Deretan Fakta Menarik Jelang Real Madrid vs Ajax Amsterdam


Awalnya Barito unggul lebih dulu lewat dua gol dari Yakob Sayuri menit 63 dan Evan Dimas menit 66. Namun Arema mampu membalikan keadaan berkat tiga gol dari Dedik Setiawan (77', 90+5') dan Ahmad Nur Hardianto (90').
 
"Saya rasa itu adalah sebuah hal yang mereka mampu manfaatkan, bukan kita tidak antisipasi. Seperti mereka dapat bola, kita juga bisa dapat bola saat itu. Tapi kebetulan bolanya jatuh di kaki mereka," bebernya.
 
"Proses gol pertama, kedua dan ketiga hampir sama. Bola di buang ke depan lalu terjadi kemelut," imbuhnya.
 
Jacksen menilai sebenarnya anak asuhnya sudah tampil maksimal dalam laga ini. Hanya saja, Bayu Pradana dan kawan-kawan sempat kehilangan konsentrasi pada beberapa momen.

Baca juga:Jadwal Liga Champions Dini Hari Nanti: Spurs dan Madrid Nyaris Melangkah


"Pada gol Arema kedua, situasi corner kick. Kita sudah melakukan beberapa simulasi dalam latihan. Tapi tadi kelihatan pemain tidak fokus kalau lawan mau main bola pendek. Mungkin faktor konsentrasi," ungkapnya.
 
Pada laga ini, Barito melakukan sebanyak lima kali pergantian pemain. Semuanya dilakukan pada babak kedua. Jacksen mengaku pergantian tersebut tak lain karena faktor cedera.
 
"Tiga pergantian terakhir karena faktor cedera. Yacob (Yacob Sayuri) sudah tidak mampu lagi, Samsul (Samsul Arif) sudah mulai lamban sekali. Kebanyakan cedera. Mau tidak mau saya harus lakukan itu," terangnya.
 
"Kalau pergantian Nazar (Nazar Nurzaidin) dan Prisca (Prisca Elisa) karena faktor taktik, kita mau tutup sisi kiri. Karena Arema sudah mulai bombardir kita disitu," pungkasnya.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:Membongkar Mafia Sepak Bola

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif