Penunjukan Bima Sakti Spekulatif
Bima Sakti (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)
Jakarta: Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali, memberikan komentar terkait pengangkatan Bima Sakti sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior. Menurutnya, Bima merupakan sosok pelatih muda potensial, namun belum siap untuk mengawal Tim Garuda.

Akmal merujuk pada situasi yang akan dihadapi Bima setelah resmi ditugaskan menjadi pelatih Timnas Indonesia senior. Pelatih berusia 42 tahun harus membawa timnas berprestasi di Piala AFF 2018.

Menurut Akmal, target juara Piala AFF seharusnya merupakan harga mati bagi Indonesia. Bima dinilai kekurangan pengalaman dan waktu persiapan untuk mempersiapkan timnas senior.

Baca: PSSI Disebut tidak Niat Mempertahankan Milla

Pelatih sebelumnya, Luis Milla, dipercaya masih merupakan orang yang tepat untuk mengawal timnas senior mencapai target di Piala AFF 2018. Namun, PSSI tidak melanjutkan kerja sama dengan pelatih asal Spanyol tersebut setelah Asian Games 2018.


"Bagaimanapun, Piala AFF harus jadi target utama Indonesia, karena level Indonesia di AFF, bukan di Asian Games atau Piala Asia. Target realistis Indonesia adalah Piala AFF, dan itu butuh kontinuitas permainan dan latihan. Itu sebenarnya sudah dibangun oleh Luis Milla," kata Akmal saat berbincang dengan medcom.id via sambungan telepon, Senin 22 Oktober 2018.

"Bima Sakti ini spekulatif. Kita lihat Bima Sakti belum punya pengalaman untuk menangani timnas senior, apalagi dengan target tinggi. Dikhawatirkan juga, Bima belum mampu menerapkan strateginya kepada pemain karena waktu tidak panjang untuk mempersiapkan tim,"lanjut dia.

Bima sebelumnya sempat mengawal Timnas Indonesia senior dalam tiga laga uji coba terakhir. Ia membawa Indonesia menang 1-0 kontra Mauritius, 3-0 kontra Myanmar, dan 1-1 kontra Hong Kong.





(ASM)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id