\ Putri Pelatih Bali United Turut Warnai Bengawan Cup III - Medcom.id
Anya Aurellia Putri, putri dari pelatih Bali United Widodo C Putro ikut meramaikan turnamen Bengawan Cup III 2017 (Foto: Dok. KAG)
Anya Aurellia Putri, putri dari pelatih Bali United Widodo C Putro ikut meramaikan turnamen Bengawan Cup III 2017 (Foto: Dok. KAG)

Nendia Primarasa Bengawan Cup III 2017

Putri Pelatih Bali United Turut Warnai Bengawan Cup III

Bola sepak bola wanita
Achmad Firdaus • 20 Desember 2017 22:21
Solo: Anya Aurellia Putri putri dari Widodo C Putro ikut bermain di Bengawan Cup III 2017. Dia pun mengaku cukup senang karena akhirnya dapat bermain sepak bola mengikuti jejak sang ayah.
 
Perhelatan Bengawan Cup III 2017 sepertinya banyak warna baru. Setelah jumlah peserta yang lebih banyak, ternyata perhelatan yang mempertandingkan sepak bola antar wanita ini cukup memberikan banyak kejutan.
 
Selain keterlibatan legenda Timnas Indonesia, Rochy Putiray sebagai pelatih di tim Jakarta 69, ternyata ada aura legenda Timnas Indonesia lainnya yang bersinar di perhelatan ini.

Baca:Putri Surakarta Dihadang Jakarta 69


Dimana anak dari Widodo C Putro yang turut bermain dalam event ini. Bernama lengkap Anya Aurellia Putri putri dari pelatih Bali United ini bermain untuk tim Putri Surakarta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Meski baru berumur 10 tahun, Anya seakan menunjukkan bakat alami yang diberikan oleh sang ayah. Anya pun dengan gamblang mengatakan bahwa dirinya memang senang bermain sepak bola.
 
"Aku pertama kali berlatih bola, sejak umur tujuh tahun. Ajang ini pertama kali aku ikut turnamen,” ucap Anya.
 
Meski mengeluti sepak bola putri, Anya mengakui jika sang ayah yang juga mantan pemain Timnas Indonesia ini, sangat mendukung dirinya. Meski terkadang harus berlatih dengan tim sepak bola putra, tak ada sedikit rasa canggung darinya.

Baca juga:Dukungan Kemenpora untuk Turnamen Sepak Bola Wanita


“Ya selama ini papa mendukung. Dia cuma berpesan latihan yang serius, tetap semangat,” jelas dia.
 
Pada pertandingan perdana, Anya yang berposisi sebagai seorang striker ini sedikit kecewa, karena hanya ditampilkan tiga menit oleh pelatih. Rasa kecewa Anya juga bertambah setelah dirinya tahu harus pulang lebih cepat.
 
Hal ini karena sang bunda harus kembali bekerja dan sang ayah tak tega meninggalkan dia seorang diri di Solo. Terkait hal ini, Anya pun sempat berlinang air mata dan tak mau beranjak karena ingin terus bermain hingga akhir Bengawan Cup III.
 
Video:?Pelatih di Balik Kesuksesan Kevin-Marcus

 

(ACF)
LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif