Direktur Madura United Haruna Soemitro (Medcom.id/Rendy Renuki H)
Direktur Madura United Haruna Soemitro (Medcom.id/Rendy Renuki H)

Madura United tidak Ingin Melanjutkan Kompetisi

Bola liga 1 indonesia
Kautsar Halim • 03 Juni 2020 19:25
Jakarta: Madura United menjadi satu-satunya klub yang tidak sepakat dengan kelanjutan Liga 1 Indonesia 2020. Menurut mereka situasi belum kondusif dan masih berpotensi memperluas penyebaran covid-19.
 
Sebelumnya, PSSI sempat menggelar rapat virtual dengan semua pihak yang terkait untuk mendiskusikan kelanjutan Liga 1 dan Liga 2. Semua klub dikabarkan sudah setuju, dan hanya Madura United saja yang keberatan.
 
Direktur Madura United Haruna? Soemitro menjelaskan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika PSSI dan klub-klub lainnya ingin melanjutkan kompetisi. Tapi, Madura United bakal mundur.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Silakan kalau mau dilanjut. Madura United tidak ikut," tegas Direktur Madura United Haruna? Soemitro, Selasa (2/6/2020). ?
 
Pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu mengatakan bahwa yang terpenting saat ini adalah kesehatan dan keselamatan semua pihak. Kemudian, keputusan untuk tidak ikut melanjutkan kompetisi juga sudah disetujui para pemainnya
 
"Siapa atau lembaga apa yang bisa memberikan jaminan bahwa pada September atau Oktober itu covid-19 sudah bisa terkendali?" tutup Haruna.???????
 
PSSI secara maraton menggelar rapat virtual dengan klub-klub Liga 1, Liga 2, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI), Selasa 2 Juni lalu. Tujuannya mendiskusikan usulan PSSI yang ingin kompetisi berlanjut di tengah pandemi.
 
Ada empat usulan PSSI tentang kelanjutan Liga 1 Indonesia 2020. Pertama, kompetisi bergulir kembali pada September atau Oktober 2020 dengan protokol kesehatan yang ketat. Kedua, pembayaran subsidi per termin dinaikkan dari Rp520 juta menjadi Rp800 juta.
 
Ketiga, tidak ada degradasi. Dan keempat, pertandingan dipusatkan di Pulau Jawa agar seluruh tim termasuk dari Liga 2 tidak perlu berada di tempat publik, terutama bandara.
 
Kemudian untuk Liga 2 Indonesia 2020, PSSI menyarankan kompetisi bergulir kembali pada Oktober, subsidi per termin dinaikkan menjadi Rp200 juta serta tanpa degradasi.
 
Selain itu, hanya ada dua tim saja yang dipromosikan ke Liga 1. Semua pertandingan Liga 2 juga diharapkan berlangsung di Pulau Jawa dengan sistem grup. (ANT)
 

 


 

(KAH)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif