Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (Medcom.id/Mustaqim)
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro (Medcom.id/Mustaqim)

PSS Waspadai Motivasi Berlipat Persela

Bola liga indonesia
Ahmad Mustaqim • 11 Desember 2019 07:28
Lamongan: PSS Sleman tandang melawan Persela Lamongan pada pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu, 11 Desember 2019. PSS akan mewaspadai motivasi Persela untum lepas dari ancaman zona degaradasi.
 
Persela jadi salah satu tim yang masih terancam degradasi di antara tujuh tim lain. Persela berada di peringkat ke-14 dan berjarak 4 poin dari klub teratas penghuni zona merah, Badak Lampung FC.
 
"Lamongan di beberapa pertandingan selalu menang. Lawan Persib (menang 2-0). Kami di home 0-0 (melawan Persib). Kami akan banyak belajar dengan Lamongan bagaimana bermain," kata Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro lewat siaran pers, Selasa, 10 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Seto mengatakan, tekanan secara tak langsung berada di kubu Persela. PSS akan mencoba situasi itu untuk bisa memenangkan pertandingan.
 
"Saya rasa motivasi mereka saat ini juga berlebih apalagi main di kandang. Mudah-mudahan kami juga main lepas, fairplay, (sesuai) rule yang kami inginkan," ujarnya.
 
Ia mengatakan timnya akan tetap main terbuka kendati berstatus tim tamu sesuai karakter Super Elang Jawa, julukan PSS. Seto berharap Persela juga bermain terbuka.
 
Keberadaan striker Alex dos Santos di Persela bakal jadi ancaman lini belakang PSS. Namun, Seto tak mengkhawatirkan hal itu. Ia akan meminta anak asuhnya mewaspadai pergerakan setiap pemain lawan.
 
"Persela kan main kolektif, kalau Alex gak dapat bola juga gak bisa cetak gol. Dia mendapatkan bola kan karena service pemain lain. Dia juga bisa bikin space untuk dia sendiri," ungkapnya.
 
Absennya gelandang Brian Ferreira yang mengakhiri musim lebih cepat juga telah mengurangi keagresifan serangan PSS. Seto juga menyadari hal itu. PSS sempat empat kali tak mampu mencetak gol sejak kehilangan Brian. Namun, PSS sempat mencetak lima gol setelahnya dan kembali tak cetak gol saat lawan Persib Bandung.
 
"Tidak adanya Brian jelas mereduksi kekuatan kami. Dan terlihat di beberapa pertandingan terakhir kami kesulitan menciptakan peluang. Kami pecahkan dengan bikin formasi dan skema baru," ujar eks pelatih dan pemain PSIM Yogyakarta ini.
 
Video: Skuat Garuda Kembali Puasa Gelar di SEA Games
 

 

(GRG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif