Gelandang Sayap PSIS Komarudin mengaku, dirinya enggan terlena dengan posisi Arema. Menurutnya, Arema tetaplah klub besar dengan berisikan materi pemain berkualitas. Apalagi, Dendi Santoso cs mendapat dukungan langsung dari ribuan suporter Aremania.
"Kami tidak ingin melihat posisi mereka karena sama-sama di zona merah. Arema FC tentu ingin bangkit, apalagi bermain di kandang sendiri. Untuk itu kami harus waspada," ujar Komar melalui pesan singkatnya, Kamis 31 Mei 2018.
Pertemuan dengan Arema FC bukan menjadi laga pertama bagi PSIS. Laga tersebut merupakan pertemuan kelima pada tahun ini atau semenjak tim Laskar Mahesa Jenar promosi ke kasta tertinggi.
Dari empat pertemuan sebelumnya, Arema FC mendominasi dengan memenangkan tiga pertandingan dalam uji coba kandang dan tandang. Sementara PSIS mengemas satu kemenangan di ajang Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018.
Komarudin mengaku termotivasi untuk kembali mengalahkan skuat asuhan Milan Petrovic. Apalagi, tambahan tiga poin bakal membawa PSIS keluar dari zona degradasi.
Kemenangan telak 4-0 atas Mitra Kukar pada pertandingan terakhir menjadi modal penting untuk melawan Arema FC. Kemenangan tersebut meningkatkan rasa percaya diri untuk kembali meraih hasil positif.
"Melawan tim besar kami jadi lebih termotivasi untuk menang. Memang tidak mudah, butuh kerja keras, kekompakan dan juga doa. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan poin," urai Komar.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
Video: Timnas U-23 Kalah Tipis dari Thailand
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
