Wakil Ketua Umum Aspro PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta Dwi Irianto atau biasa dipanggil Mbah Putih,-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Wakil Ketua Umum Aspro PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta Dwi Irianto atau biasa dipanggil Mbah Putih,-Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Dicatut Namanya Terlibat Match Fixing, Waketum PSSI DIY Akan Proaktif

Bola bola liga indonesia kasus suap
Ahmad Mustaqim • 28 Desember 2018 07:01
Yogyakarta: Nama Wakil Ketua Umum Aspro PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta Dwi Irianto atau biasa dipanggil Mbah Putih, dicatut dalam dugaan kasus pengaturan skor di persepakbolaan Indonesia saat acara talk show di salah satu televisi swasta. Mbah Putih menyadari hal itu wajar di tengah kondisi sepak bola Indonesia saat ini.
 
Sejurus kemudian, aparat menangkap pengurus PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng dalam kasus sama. Muncul isu, Mbah Putih juga akan ikut ditangkap dalam kasus serupa.
 
Menanggapi hal itu, Mbah Putih mengaku masih menunggu kebenaran hal itu. Ia berjanji akan proaktif andai diperiksa.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Saya akan proaktif kalau memang dipanggil, untuk menghadiri surat undangan dari pihak berwajib. Apapun, keterangannya akan sama dengan fakta di lapangan," kata Mbah Putih saat ditemui di kediamannya kawasan Demangan, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis 27 Desember 2018.
 
Baca juga: Respons Ketum PSSI Soal Penangkapan JLE
Ia mengatakan kabar penangkapan dirinya disebut wajar berhembus. Ia mengatakan telah mengantisipasi, dalam hak akan bersikap proaktif. Kabar terbaru, dirinya telah dinonaktifkan dari jabatan Wakil Ketua Umum Asprov PSSI DIY.
 
Mbah Putih mengaku mendukung perbaikan situasi sepak bola di Tanah Air. Siapa yang diduga terlibat harus ditindaklanjuti.
 
"Mungkin ini saatnya pesepakbolaan kita harus lebih baik," ujarnya.
 
Kronologi Perkenalan dengan Manajer Persibara
 
Lasmi Indaryanti adalah sosok yang menyebut dugaan keterlibatan Mbah Putih dalam kasus match fixing. Mbah Putih mengaku awal mula mengenal Lasmi saat acara Kongres Asprov PSSI Jawa Tengah. Saat itu, dirinya memberikan sambutan di dalam acara dan dikenalkan dengan Lasmi.
 
"Lalu saya diperkenalkan, ini ada anak Pak Bupati Banjar (Banjarnegara). Saya sangat mendukung keterlibatannya di dunia sepak bola karena masih muda. Dia ingin memajukan sepak bola di daerahnya," kata dia.
 
Dari situ, ia kemudian berpesan kepada Lasmi bahwa mengurusi sepak bola harus mengorbankan banyak hal. Mulai dari tenaga, waktu, pikiran, keluarga telantar, dan 'bakar' uang.
 
Setelah itu, Mbah Putih sempat menghadiri undangan melihat kondisi Persibara Banjarnegara. Kepada Lasmi, ia mengatakan tim daerah itu memerlukan pembenahan dari berbagai aspek. Dari pemain hingga kualitas menejemen.
 
"Ketiga, di UNY. Saat itu ada ujicoba di UNY (antara) Banjarnegara dan Timnas. Setelah itu nggak pernah," kata dia.
 
Video: Persija Jakarta Perpanjang Kontrak Stefano Cugurra

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif