Pelatih Arema FC, Milomir Seslija dan pemain Hendro Siswanto. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija dan pemain Hendro Siswanto. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Serangan Sayap Persebaya Diwaspadai Arema

Bola arema malang liga 1 indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 14 Agustus 2019 20:54

Arema akan mengantisipasi serangan Persebaya Surabaya. Khususnya, serangan yang dibangun dari sisi sayap.

Malang: Arema FC bakal mewaspadai serangan dari sisi sayap Persebaya Surabaya. Kedua tim ini dijadwalkan bertanding dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija mengatakan, serangan sisi sayap milik Persebaya mirip dengan gaya permainan Tira-Persikabo. Hal itu patut diwaspadai apalagi Arema sebelumnya dipermalukan Tira-Persikabo dengan skor 1-2 di hadapan pendukungnya sendiri.
 
"Kami tidak boleh terlalu konsentrasi di lini tengah. Karena itu bisa memberikan banyak ruang di lini sayap. Mereka punya pemain bagus di sisi itu, tapi kami juga punya banyak pemain bagus dan kompak," kata Milo, Rabu 14 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Salah satu pemain Persebaya yang perlu diwaspadai Arema yaitu Irfan Jaya. Pemain sayap kanan Green Force itu dinilai memiliki kualitas dan kecepatan yang apik. Apalagi Persebaya sendiri musim ini telah mencetak enam gol dari umpan crossing di sisi sayap kanan.
 
"Irfan Jaya tak hanya baik dalam umpan crossing tapi juga bisa mencetak gol," ujarnya.
 
Sedangkan Arema dalam beberapa laga terakhir selalu bermasalah di sisi bek sayap karena sejumlah pilarnya di posisi tersebut dilanda cedera. Seperti Johan Alfarizi, Ricky Ohorella dan Alfin Tuasalamony.

Baca: Piala AFF U-18: Imbangi Myanmar, Indonesia Puncaki Grup A

Alfin yang baru kembali dari cedera pun terpaksa harus kembali absen saat melawan Persebaya lantaran akumulasi kartu kuning. Praktis, saat ini di posisi bek sayap tinggal menyisakan Agil Munawar.
 
"Alfarizi sebenarnya bisa diturunkan besok. Tapi bila tidak bisa dimainkan masih ada Agil dan sejumlah pemain lainnya yang bisa menyulitkan permainan Persebaya," bebernya.
 
Pemain lainnya yang dimaksud pelatih berkebangsaan Bosnia itu yakni Nasir dan Ridwan Tawainella. Kedua pemain yang biasa berposisi sebagai pemain sayap ini bisa dipaksakan menjadi bek sayap apabila benar-benar dibutuhkan.
 
"Bila pemain kami kompak maka kami bisa menahan mereka. Bila pemain sayap Persebaya mendapat gangguan terus-menerus dari pemain kami maka kecepatan dan kekuatan mereka akan berkurang," pungkasnya.
 
Arema FC saat ini berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga 1 2019 dengan torehan 19 poin. Sedangkan Persebaya Surabaya berada satu peringkat di bawah Arema yakni di posisi tujuh dengan raihan 18 poin.
 
Video: Liverpool vs Chelsea di Piala Super Eropa
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif