Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro (tengah) (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro (tengah) (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Faktor Non Teknis Jadi Penyebab Kekalahan PSS

Bola liga indonesia liga 1 indonesia PSS Sleman PSIS Semarang
Ahmad Mustaqim • 18 Juli 2019 00:19
Sleman: PSS Sleman harus menuai kekalahan saat menjamu PSIS Semarang pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2019, Rabu 17 Juli. Pada laga tersebut, mereka kalah dengan skor 1-3.
 
Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro menilai kekalahan bisa didapat timnya karena bermain terlalu percaya diri. Menurutnya, kepercayaan diri berlebihan itu didapat setelah mereka mampu meraih kemenangan dalam dua laga terakhir.
 
"Bisa jadi seperti itu (pemain PSS over confidence). Makanya ini jadi pembelajaran buat tim," kata Seto seusai pertandingan.

Baca: City Hancurkan West Ham di Trofi Asia Liga Inggris


"Saya sama anak-anak juga bicara waktu kita pertama menang lawan Arema. Berikutnya kita lawan Semen Padang bermain tidak bagus. Saya sudah ingatkan. Bisa jadi seperti itu, terlalu over confidence," ucapnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Dampak dari hal itu, permainan PSS tak begitu bagus seperti saat melawan Persebaya Surabaya. Kekuatan lini tengah PSS tak mampu mengimbangi permainan para pemain tengah PSIS. Bahkan, pemain PSS kerap kalah saat dual satu lawan satu.
 
Seto sempat memasukkan Ricky Kambuaya menggantikan Sidik Saimima pada menit ke-59 dengan harapan memperbaiki kinerja lini tengah tim. Namun, masuknya Ricky yang diharapkan mengganti peran Dave Mustaine yang cedera, tak mampu dijawab dengan baik di lapangan.
 
"Tapi justru (masuknya Ricky) di situ tidak ada kreativitas (di lini tengah). Itu mungkin salah satu kunci kekurangan kami. Jadi di lini tengahnya gak ada kreativitas, akhirnya kita long pass dan bola-bola atasnya selalu kalah," ujarnya.

Baca: Dukungan Solskjaer untuk Pogba


Seto juga sudah mengingatkan anak asuhnya agar mewaspadai serangan cepat PSIS.
 
"Saya sudah bilang, mereka (PSIS) counter attack-nya cepat-cepat. Karena faktor kebugaran pemain juga, pergerakan pemain juga berkurang. Ini juga salah satu faktor," ucapnya.
 
Dari hasil ini, PSS tergeser dari posisi lima besar ke peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1. Mereka tetap mengemas 12 poin dari tiga kemenangan, tiga imbang, dan dua kekalahan.
 

Video: Kabar Masa Depan Lukaku
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif