Bernhard Limbong. (MI/ROMMY PUJIANTO)
Bernhard Limbong. (MI/ROMMY PUJIANTO)

Kata Bernhard Limbong Jika Terpilih sebagai Ketum PSSI

Bola pssi kongres pssi
Rendy Renuki H • 30 Oktober 2019 15:10
Jakarta: Calon Ketua Umum PSSI Bernard Limbong ingin federasi sepak bola Indonesia tidak mempertahankan anggotanya yang terkena kasus. PSSI, menurutnya, harus mengusung prinsip zero tolerance jika ingin kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat.
 
Pria yang sempat menjadi ketua Komisi Disiplin PSSI itu ingin federasi sepak bola Tanah Air menerapkan hukuman yang terukur dan jelas. Jika ada pengurus yang terkena kasus harus segera diselesaikan hingga tuntas dan tanpa pandang bulu.
 
"Harus zero tolerance, hukuman itu harus terukur dan jelas. Contohnya kita hukum Johar Lin Eng seumur hidup karena perbuatannya (pengaturan skor). Ternyata di kepengurusan yang ini menjadi Exco. Buaya tetap buaya, berlakukan tetap sama," terang Limbong di acara Diskusi Caketum PSSI yang digelar SIWO Pusat dan PSSI Pers di Wisma Kemenpora, Rabu (30/10/2019).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Limbong juga menilai penegakan hukum di PSSI sejauh ini masih lemah, sehingga kerap disusupi pihak ketiga, yakni kepolisian untuk menyelesaikan kasus di tubuh organisasi. Ia ingin jika terpilih nanti, PSSI bisa menegakkan hukum secara kuat dan mandiri.
 
"Sebenarnya karena penegakan hukum di PSSI itu lemah, maka polisi masuk. Andai kata penegakan hukum di PSSI kuat pasti polisi tidak akan masuk ke kita. Kita tidak boleh main-main, kita harus zero tolerance. Salah harus langsung dihukum," tutur Limbong.
 
SIWO Pusat dan PSSI Pers menggelar acara Diskusi Caketum PSSI untuk menyambut Kongres PSSI pada 2 November mendatang. Acara tersebut menghadirkan seluruh Caketum PSSI yang berjumlah 11 orang.
 
Para Caketum PSSI diberikan kesempatan memaparkan visi dan misinya dalam pemilihan. Mereka juga mendapatkan sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh panelis yang berasal dari aliansi suporter, pengamat sepak bola, hingga wartawan sepak bola.
 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif