Kongres PSSI 2019 (Foto Medcom.id/Kautsar)
Kongres PSSI 2019 (Foto Medcom.id/Kautsar)

Rangkuman Hasil Kongres Tahunan PSSI 2019

Bola kongres pssi
Kautsar Halim • 20 Januari 2019 18:41
Nusa Dua: Kongres tahunan PSSI telah selesai terselenggara di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Kab. Badung, Bali, Minggu 20 Januari. Perhelatannya berlangsung tertutup sekitar pukul 10.00 WITA sampai dengan sekitar pukul 16.00 WITA.
 
Joko Driyono yang baru dinobatkan sebagai Plt Ketum PSSI menyampaikan, seluruh pembahasan kongres bisa diterima dengan baik oleh para perangkat organisasi yang hadir, tak terkecuali anggota Exco, voter dan Asprov.
 
Dia menjelaskan, pembahasan yang diangkat adalah seputar program PSSI 2019 sekaligus anggaran, laporan dari PT LIB selaku operator kompetisi dan Federasi Futsal Indonesia. Selain itu, kelanjutan pembentukan Komisi Ad Hoc Integrity, timnas U-16 dan U-19.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Berikut penjelasan Joko terkait hasil Kongres Tahunan PSSI 2019:
 
- Laporan Anggaran
 
Tidak dijelaskan spesifik tentang besaran anggaran PSSI, tapi Joko menekankan bahwa kendala keuangan tetap ada dan pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikannya
 
"Laporan keuangan sudah diterima seutuhnya oleh peserta kongres. Memang ada catatan seputar cash flow (perputaran uang), yakni hutang dan piutang. Tapi, semuanya bisa dimengerti," kata Joko.
 
"Prinsipnya, seluruh kewajiban PSSI kepada anggota hingga level Asprov dan juga semua event apapun akan diselesaikan sesuai komitmen kami," tambah dia.
 
- Laporan PT. LIB
 
Pembahasan dengan operator kompetisi menghasilkan jadwal Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2019. Untuk Liga 1 diagendakan bergulir 1 Mei dengan catatan paling lambat 8 Mei. Untuk Liga 2 bakal kick off dua minggu kemudian setelah Liga 1.
 
"Implementasinya akan diikuti koordinasi PT LIB dengan stake holder (para pemangku kepentingan)," ujar Joko.
 
- Progres pembentukan Komisi Ad Hoc Integrity
 
Setelah melewati proses panjang, akhirnya telah diputuskan bahwa Ketua Komisi Ad Hoc Integrity adalah Ahmad Riyadi yang memang bergerak di bidang hukum dan Ketua Asprov Jawa Timur. Dalam menjalankan tugasnya, dia akan dibantu oleh Azwan Karim yang berstatus sebagai wakil ketua Komisi Ad Hoc.
 
"Dalam beberapa waktu mendatang, mereka (Komisi Ad Hoc) juga akan menambah tiga anggotanya," kata Joko.
 
- Nasib timnas U-16 dan U-19
 
Meski belum membahas pelatih yang bakal menangani timnas U-16 dan U-19, telah diputuskan bahwa dua kategori usia tersebut bakal dikelompokkan menjadi tiga tim. Itu dilakukan karena besarnya potensi pemain muda Indonesia.
 
"Kongres sudah menyetujuinya dan rencananya sudah bisa ditindaklanjuti hingga akhir Februari," ujar Joko.
 

Video: Asa Baru Sepak Bola Indonesia
 

 

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif