Personil keamanan tambahan (dok. PT. KAI)
Personil keamanan tambahan (dok. PT. KAI)

Aksi Anarkis Oknum Suporter di Kereta Api Disesalkan

Bola liga indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 24 November 2019 13:01
Malang: PT KAI Daop 8 Surabaya menyesalkan aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga kelompok suporter bola. Oknum suporter ini dilaporkan melakukan pelemparan batu ke arah sejumlah perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Malang selama dua hari terakhir, 22-23 November 2019.
 
Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, mengatakan aksi pelemparan batu terhadap perjalanan kereta api dari arah Jakarta menuju Surabaya dan Malang dialami oleh perjalanan KA Jayabaya dan KA Gaya Baru Malam Selatan.
 
"Akibat aksi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab ini, sarana gerbong kereta khususnya pada bagian kaca jendela menggalami kerusakan dan sedikitnya dua orang penumpang KA Jayabaya mengalami luka-luka ringan," katanya, Sabtu 23 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Suprapto mengaku pihaknya telah bekerjasama dengan Polrestabes Surabaya dan unsur kewilayahan, dini hari tadi. Yakni dengan mengadakan kegiatan patroli keamanan di sekitar stasiun dan jalur-jalur rel wilayah Stasiun Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Wonokromo, Sidoarjo, dan Bangil.
 
Hasilnya, pihak Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan sejumlah 31 orang terduga aksi pelemparan batu ke arah kereta api beserta beberapa kendaraan motor yang digunakan terduga. Para terduga tersebut selanjutnya dibawa ke kantor Polrestabes Surabaya untik dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
 
"Kami sangat menyesalkan akan aksi anarkis sekelompok orang yang diduga kelompok suporter bola ini, terhadap sejumlah perjalanan kereta api dari arah Jakarta yang menuju ke arah Malang melalui Surabaya," ungkapnya.
 
Suprapto menghimbau agar aksi anarkis pelemparan kereta api ini tidak terulang kembali. Sebab pihak KAI akan melakukan upaya jalur hukum kepada para terduga pelaku anarkis pelemparan tersebut.
 
"Akibat kejadian selama dua hari ini, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya mengalami kerugian material mencapai puluhan juta, akibat rusaknya sejumlah fasilitas kereta di KA Jayabaya dan KA GBMS," jelasnya.
 
Agar kejadian anarkis pelemparan batu terhadap perjalanan kereta api tidak terulang, PT KAI Daop 8 Surabaya bersama TNI/Polri dan unsur kewilayahan, melakukan patroli di sekitar stasiun-stasiun dan jalur-jalur rel yang berpotensi menjadi target dari para oknum yang diduga suporter bola tersebut. Sebagai contoh di Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Pasar Turi ada penambahan pengamanan dari unsur Brimob masing-masing sebanyak 15 personil.
 
Video: Shin Tae-Yong Telah Menganalisis 4 Pertandingan Skuad Garuda
 

 

(GRG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif